Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 26 Juli 2026
Gara-gara HP, Suami Aniaya Istri Hingga Babak Belur
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Dusun Peken, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan Selasa siang dikejutkan dengan aksi penganiayaan yang dilakukan Nyoman Suparta terhadap istrinya, Komang Suardani yang dipicu lantaran korban Suardani melemparkan sebuah Handphone yang diserahkan oleh pelaku Suparta.
Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. Khaidar Latief menyebutkan, peristiwa penganiayaan itu berawal saat korban Komang Suardani menelpon suaminya Nyoman Suparta untuk meminta handphone.
"Tidak berselang lama, sang suami datang dalam keadaan mabuk dan menyerahkan handphone yang diminta korban. Namun setelah ditangan korban, handphone tersebut dilempar hingga membuat pelaku tersinggung," papar Pahumas.
Dari perbuatan korban itu, pelaku marah dan menendang kepala korban, tidak itu saja rambut istrinya dijambak dan kepalanya dipukul secara bertubi-tubi.
" Akibat aksi penganiayaan itu, korban Komang Suardani, istri dari pelaku Nyoman Suparta mengalami luka memar dan bengkak, sehingga masalah tersebut langsung di laporkan ke Mapolres Buleleng," ujar Khaidar Latief.
Kasus penganiayaan yang dimasukan dalam kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT itu masih ditangani Unit RPK Sat Reskrim Polres Buleleng dengan memeriksa korban. Sedangkan tersangka masih dalam pencarian polisi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1910 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1629 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1516 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1502 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun