Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Dianiaya Bapak Kandung, Rino 2 Minggu tak Bisa Sekolah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penganiayaan yang diterima Rino Manggala Hutama Suhiba berdampak pada kegiatan belajarnya di sekolah. Setelah dianiaya bapak kandungnya, Rino sudah 2 minggu tidak bisa belajar karena harus dirawat di rumah sakit.Sudah 2 minggu ini,
Rino Manggala Hutama tidak bisa mengikuti kegiatan belajar bersama teman-temannya di kelas 4, SD 12 Sanur Denpasar.
Di papan absensi, Rino tercatat sudah 2 minggu tidak masuk sekolah dengan alasan sakit.Hal ini sangat disayangkan oleh guru sekolah Rino, mengingat Rino tergolong murid yang pandai di sekolah dan selalu meraih ranking pertama di kelasnya. Selai itu ia juga dikenal sebagai murid yang kreatif dan mudah bergaul.
"Anaknya pandai pak, selalu dapat juara. Dia juga gampang sekali bergaul sama teman-temannya," kata salah seorang gurunya,
Ida Ayu Oka Widiani.Sebelum kasus ini kekerasan ini mencuat, Rino sebenarnya sudah sering mengadukan tindak kekerasan yang dilakukan bapaknya, Anton Wahyu Suhiba, terhadap dirinya. Kepada gurunya Rino juga kerap menunjukkan bekas luka akibat dipukul bapak kandungnya.
Rino Manggala Hutama hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Trijata Denpasar. Selain untuk mengobati luka bekas penganiayaan dari bapaknya, Rino juga tengah menjalani terapi untuk menghilangkan trauma psikisnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4369 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1475 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1282 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 966 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 902 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun