Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Jadikan Tumbuhan Langka Sebagai Maskot Daerah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mengembangkan unsur kearifan lokal sebagai pertimbangan, Bapedalda Propinsi Bali menggelar Lomba Taman Se-Bali dengan peserta seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Bali.
Lomba akan meliputi penilaian taman kantor Bupati dan DPRD.
"Setidaknya, setiap kabupaten/kota di Bali, sesuai konsep pembangunan Tri Hita Karana memiliki satu tumbuhan khas sebagaia maskot kabupaten/kota tersebut," ungkap Ketua Tim Penilai, Anak Agung Ngurah Oka Kamis saat memberikan pengarahan sebelum melaksanakan penilaian lomba di Kantor Bupati Buleleng.
" Bagaimana tumbuhan langka di daerah tersebut dapat dilestarikan dan dijadikan maskot kabupaten/kota, seperti halnya di kantor bupati Buleleng dengan tanaman jenis Anjak. Folisofi Anjak sebagai tumbuhan, melambangkan dewa Wisnu atau Budha dengan simbul kedamaian," imbuh Ngurah Oka.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan, DLHKP, Ida Bagus Ketut Swarjana menyatakan pihaknya telah menyiapkan secara maksimal obyek yang akan dinilai oleh tim propinsi Bali dalm lomba taman se-Bali tahun 2007.
"Sejumlah taman di kantor Bupati Buleleng dengan tema 7 'Kumara Awatara", taman kantor DPRD Buleleng dengan tema "Wana Pringga" dan taman rumah jabatan bupati bertema "Kemundha Saraswati" telah disiapkan untuk dinilai oleh tim Propinsi Bali, "paparnya.
Menurut Kadis DLHKP Suwarjana, hal itu telah disipakan sesuai dengan visi dan misi serta konsep pembangunan Buleleng yakni Tri Hita Karana bahwa pembangunan harus seimbang antara tuhan, mahluk hidup dan alam semesta.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 616 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 502 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan