Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 26 Juli 2026
Gunakan Mobil Unit Keliling
BERITABALI.COM, BULELENG.
Berbagai cara dilakukan Pemkab Buleleng untuk mengantisipasi bahaya virus Avian Influenza yang berdampak kepada manusia dan lingkungan sosialnya.
Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten Buleleng mengajak Forum Kebersihan Keindahan dan Ketertiban Kota Menuju Kota Sehat (Forkohat), mengadakan acara jalan santai dengan penyampaian informasi melalui mobil unit keliling akan bahaya virus flu burung.
Wakil Bupati Buleleng, Made Arga Pynatih mengatakan, aksi yang digelar melalui gerakan sosialisasi bahaya flu burung itu, sebagai langkah antisipasi pemerintah sehingga diharapkan mampu membangkitkan kepedulian masyarakat.
“ Kita ingin memberikan informasi kepada masyarakat, bahwa saat ini ada yang namanya wabah flu burung di Bali, dan wabahnya sudah ada mengarah ke Buleleng, namun Buleleng masih dilindungi Hyang Kuasa, †ungkap Wabup Arga.
Kepala Infokom Buleleng, Gede Ariasa yang juga Ketua Forkohat mengatakan, kegiatan yang digelar itu untuk mengantisipasi penyebaran flu burung yang berimbas pada manusia serta meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani dengan memanfaatkan hari krida.
Kita lakukan dengan sederhana melalui penyuluhan keliling, †ungkapnya.
Dalam kegiatan jalan santai dibarengi sosialisasi antisipasi flu burung itu menempuh rute dari depan kantor Bupati Buleleng menuju pusat kota Singaraja dan kembali ke kantor Bupati Buleleng melalui jalan Imam Bonjol, Gajahmada dan Veteran.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1909 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1628 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1516 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1502 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun