Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Upaya Niskala Seimbangkan Alam
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berbagai musibah dan bencana yang terjadi bukan hanya urusan duniawi atau sekala. Dia juga bersentuhan dengan alam niskala sehingga dalam menyikapi musibah dan wabah yang terjadi akhir-akhir ini perlu dilakukan upaya niskala.
Demikian dikatakan I B Wiana ketua FKUB ( Forum Kerukunan Umat Beragama ) saat memberikan Dharma Wecana mengawali pelaksanaan upacara Peneduh Jagat, Kamis (20/9) di Pura Jagat Natha Denpasar.
Wiana lebih jauh mengatakan, berdasarkan kalender Bali hari Kajeng Kliwon yang bertepatan dengan Sasih Kapat merupakan hari yang tepat untuk melaksanakan upacara peneduh jagat. Hal ini sesuai dengan bunyi lontar Dharma Pemaculan, lontar Roga Segara Bumi.
Dalam lontar tersebut dikatakan bahwa apabila ada ciri-ciri seperti gempa bumi, wabah penyakit, gerhana, manusia meninggal tanpa sebab, manusia tidak bisa membedakan mana yang baik dan buruk pada saat itu patut dilaksanakan upacara peneduh jagat.
Upacara ini dilakukan serentak oleh umat agama yang ada, untuk Umat Islam di Mesjid, Kristen di Gereja, Budha di Wihara dan Umat Hindu di Pura. Sedang untuk Kota Denpasar dipusatkan di pura Jagatnatha.
Upacara peneduh jagat ini masih terkait dengan Upacara Peneduh Jagat yang dilaksanakan Pura Besakih dan Upacara Nangluk Mrana di Pura Segara Watu Klotok oleh Pemerintah Propinsi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3725 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1673 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang