Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Suami Dagang Dijotos Preman
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang preman kampung asal Banjar Puseh, Sukawati musti berurusan dengan Mapolsek Sukawati. Pria yang berinisial I Nym Wi (45) ini, kini meringkuk di sel kepolisian setempat.
Demikian terungkap ketika para saksi pemukulan yakni I Made Watudan, dan I Kadek Aryana diperiksa intensif di Mapolsek Sukawati, Senin (1/10). Dalam keterangannya terungkap kalau pemukulan terhadap korban I Wayan Saria (40) ini terjadi sudah tanggal 28 September lalu.
Kala itu istri korban berjualan nasi di Banjar Pabean, Ketewel, Sukawati dan pelaku sendiri, I Nym Wi membeli nasi, namun sayang karena terlambat memberikan nasi, Wi yang juga terkenal dengan sosok preman kampung ini menekan kepala anak korban yang kebetulan sedang makan, sehingga nasinya terjatuh.
Tak terima anaknya diganggu, tak hayal membuat ayah sang anak, I Wayan Saria membela. Begitu ditegur Saria, I Nym Wi langsung melayangkan pukulan yang mendarat tepat di kepala korban hingga memar. Terkait masalah inilah, Saria asal Banjar Rangkan, Sukawati ini melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sukawati.
Kapolsek Sukawati, AKP. Ida Bagus Wedana Jati seijin Kapolres Gianyar, AKBP. Dedy Dhia Dharma membenarkan akan pemeriksaan saksi dan kejadian ini. Kini pelaku sudah disel untuk pemeriksaan lebih lanjut dan di jerat Pasal 35 KUHAP karena terbukti melakukan penganiyaan.
" Kini pelaku sudah kita amankan di Mapolsek, " katanya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3256 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 743 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 684 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman