Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Capai 20 Ribu Peserta, Keamanan Diperketat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Acara Gema Perdamaian V tahun ini boleh dibilang agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Yakni, selain pesertanya lebih banyak yang mencapai 20 ribuan peserta, juga pola pengamanannya yang lebih diperketat, seperti yang disampaikan Ketua Panitia acara, Gusti Kadek Sutawa kepada wartawan di sekretariat Gedung DPD Asita Bali, Senin (8/10).
"Kalau tahun lalu orang umum masih bisa leluasa keluar masuk, tapi sekarang tidak. Hanya peserta yang boleh masuk selama acara berlanagsung," ujar Sutawa.
Ketua DPR-RI, Agung laksono juga akan dipastikan akan hadir pada acara puncak Gema Perdamaian 2007 yang dipusatkan di lapangan Puputan Niti Mandala Renon, Denpasar, Kamis (11/10) nanti."Ketua DPR-RI Bapak Agung Laksono dipastikan hadir pada Gema Perdamaian nanti," imbuh Sutawa.
Dia merasa bangga karena berbagai kalangan antusias berpartisipasi mendukung acara ini, mulai dari pejabat, pengusaha, sampai perorangan.
Gianyar misalnya, menyumbangkan tarian gambuh dan rejang, begitu juga pemerintah Denpasar berpartisipasi tarian dan gamelan, serta 17 hotel ikut menyumbang berupa material.
Selain Ketua DPR RI Agung Laksono, juga akan hadir Gubernur Dewa Beratha, Bupati/Walikota se-Bali, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya, serperti mantan Kapolda Bali, Made Mangku Pastika.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 352 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 304 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 275 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun