Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Polisi Kekurangan Saksi, Kasus Terancam Buntu
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus kematian pasangan suami istri di Desa Jinengdalem, Buleleng nampaknya menemui jalan buntu. Menyusul kurangnya saksi-saksi yang mengetahui keterlibatan seorang dukun yang selama ini disebut-sebut bernama Pak Oke secara langsung.
Walaupun hasil otopsi terhadap jenazah Kadek Sowara dan Luh Sukesi yang dilakukan Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar belum dibeberkan pihak kepolisian, namun kasus kematian secara misterius pasutri di Desa Jinengdalem yang diduga akibat racun itu menemui jalan buntu, sebab tidak ada saksi yang menguatkan adanya keterlibatan secara langsung seorang dukun yang disebut-sebut bernama Pak Oke.
Dalam penanganan kasus itu polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan sambil menunggu hasil otopsi yang dikirim dari Rumah Sakit Sanglah, ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Pande Putu Sugiarta, Senin (29/10) siang di Mapolres Buleleng.
Dari sejumlah imformasi yang dikumpulkan menyebutkan, dugaan pembunuhan terhadap pasangan suami istri Kadek Sowara dan Luh Sukesi, oleh pelaku yang disebut-sebut seorang dukun bernama Pak Oke nampaknya tidak memberikan bukti yang kuat. Sebab dukun yang bernama Pak Oke dengan nama aslinya Abdul Rohim, oknum TNI Angkatan Darat yang bertugas di Secata A Singaraja, malam saat peristiwa itu berada di Secata A Singaraja tengah melakukan pengobatan terhadap tiga anggota TNI dari Secata A Singaraja dan Sub Denpom Singaraja, serta dua orang warga sipil.
Sedangkan informasi lainnya menyebutkan, sore sebelum peristiwa itu terjadi, pasangan suami istri Kadek Sowara dan Luh Sukesi berpesan kepada anak-anaknya akan kedatangan seorang dukun dan meminta kepada ke-tujuh anaknya untuk tidak tidur dirumah.
Bahkan, malam harinya saat peristiwa itu terjadi, seorang warga sempat melihat seorang laki-laki dengan celana loreng tentara berada didepan rumah yang kemudian didekati oleh korban, Luh Sukesi untuk diajak masuk. Beberapa jam kemudian warga melihat ruang tamu rumah korban sudah gelap, dan pada Jumat pagi, Kadek Sowara dan Luh Sukesi ditemukan telah meninggal dunia di ruang tamu rumahnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang