Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ribuan Orang Ikut Rembug untuk Keadilan Iklim
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar seribu orang pagi ini ikut ambil bagian dalam rembug publik untuk keadilan iklim di Renon Denpasar. Selain mengkritisi pelaksanaan KTT perubahan iklim, rembug ini juga diwarnai aksi demo korban lumpur Lapindo Sidoarjo.
Rembug publik untuk keadilan iklim ini digelar di balai pertemuan (wantilan) DPRD Bali Renon Denpasar. Rembug publik ini diikuti oleh berbagai komponen masyarakat dan beberapa LSM baik dari dalam maupun luar negeri.
Rembug publik ini diantaranya membahas berbagai persoalan lingkungan dan dampak perubahan iklim yang tidak dibahas dalam KTT perubahan iklim di Nusa Dua. Peserta rembug juga menyampaikan beberapa persoalan yang dinilai tidak diakomodir dalam KTT perubahan iklim di Nusa Dua.
Selain rembug untuk keadilan iklim (climate justice), pertemuan ini juga menjadi ajang demo bagi korban kerusakan lingkungan seperti demo korban lumpur Lapindo Sidoarjo.
Belasan korban lumpur Lapindo Sidoarjo dalam rembug publik ini menggelar aksi demo menuntut pemerintah dan PT Lapindo segera menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi.
“Lewat momen KTT peruabahan iklim ini, kita berharap suara kita lebih didengar dan nasib mereka bisa cepat diperbaiki,†kata koordinator aksi ini, Pitanto.
Selain aksi rembug publik, sekitar jam 2 siang ini juga akan digelar parade budaya untuk keadilan iklim. Parade budaya ini rencananya akan diikuti oleh ribuan orang termasuk beberapa LSM lingkungan dari dalam dan luar negeri. (ags)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang