Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Pemkot Siagakan TPB dan 'Call Centre'
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Mengantisipasi banjir dan bencana yang potensial terjadi selama musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar telah menyiagakan Tim Penanggulangan Banjir (TPB) dan layanan 'Call Centre' di (0361) 223333 selama 24 jam.
â€Diharapkan jika terjadi bencana dan kondisi gawat darurat dapat segera ditangani, seperti yang terjadi sekarang,†jelas Ketua Satuan Pelaksana Penggulangan Bencana dan Pengungsian (Satlak PBP) Kota Denpasar,
Drs Nyoman Aryana MSi di sela-sela evakuasi 13 KK warga Perumahan Dinas Pertanian, di Pesanggaran Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan pada Rabu (26/12) siang.
Tampak hadir pula Kapolsek Densel dan SAR Provinsi Bali disamping Tim Satlak PBP Kota Denpasar yang melakukan penanganan.
Untuk menanggulangi bencana tersebut, Pemkot Denpasar menurunkan Tim Satlak PBP yang terdiri dari Dinas Pekerjaan Umum, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Satgana PMI Kota Denpasar serta unsur kecamatan dan kelurahan setempat.
â€Selain itu, kita juga mengerahkan 4 unit dump truk dan mobil ambulan PMI untuk memberikan pertolongan segera kepada warga yang tertimpa musibah,†jelas Nyoman Aryana yang juga Sekda Kota Denpasar ini.
Lebih lanjut, Sekkot Nyoman Aryana menambahkan, mengingat kawasan tersebut milik Dinas Pertanian Provinsi Bali pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Provinsi Bali untuk penanganan lebih lanjut. (adv/*)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2820 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1085 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 479 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 392 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun