Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Tarif Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Naik 15,6%
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Terhitung mulai 1 Januari 2008, tarif penyebrangan di pelabuhan Gilimanuk-Ketapang naik antara 6,25% sampai 15,26% tergantung jenis kendaraan dan juga termasuk penumpang. Kalau dirata-ratakan kenaikannya mencapai 9,9%.
Manager Operasional PT ASDP Gilimanuk, Bambang Budiaji saat dihubungi mengatakan, ketentuan tarif baru ini resmi berlaku mulai 1 Januari 2008 pukul 00.00 wita.
Untuk tidak mengagetkan para pengguna jasa penyebrangan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi.
“Sosialisasi sudah kami lakukan sejak dua minggu lalu, melalui pemasangan spanduk-spanduk di pelabuhan. Dan juga sejak seminggu lalu, kami gencarkan surat edaran ke kalangan pengguna jasa penyebrangan,†jelas Bambang, Kamis (27/12).
Adapun kenaikan tarif untuk penumpang dewasa, yakni dari Rp 5.000 menjadi Rp 5.500 (naik 10%). Sementara untuk anak-anak dari Rp 3.500 menjadi Rp 4.000 (naik 14,28%).
Sementara tarif baru untuk jenis kendaraan sangat bervariasi. Misalnya, sepeda dayung (golongan I) dari Rp 8.000 naik menjadi Rp 8.500 (naik 6,25%). Sepeda motor di bawah 500 cc (golongan II) dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.000 (12%), sedangkan sepeda motor di atas 500 cc (golongan III) dari Rp 28.500 menjadi Rp 30.000 (5,26%).
Kenaikan tertinggi terjadi untuk kendaraan jenis pick up (golongan IV B), dari Rp 73.500 menjadi Rp 85.000 atau naik 15,6%, disusul jenis sedan/kijang naik 12,5%, yakni dari 80.000 menjadi Rp 90.000, dan truk besar dari Rp 177.500 menjadi Rp
200.000 (12,6%).
Sementara alat berat roda karet dari Rp 329.000 menjadi Rp 360.000 (9,4%), dan alat berat roda besi dari Rp 463.000 menjadi Rp 505.000. (sss)
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli