Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Buruh Proyek Tewas Tertimpa Eskavator
Unggasan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebuah alat berat pengeruk tanah atau eskavator, terperosok ke sebuah jurang di wilayah Banjar Kusuma Wijaya Unggasan tadi pagi. Seorang buruh proyek galian C tewas seketika setelah ikut terseret jatuh dan tergencet alat berat tersebut.
Kejadian naas ini terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Menurut saksi mata, korban Adjis, buruh proyek yang tinggal di Jalan Uluwatu Unggasan ini bertugas mengendalikan eskavator. Entah ngantuk ataukah kurang hati-hati, tiba-tiba saja eskavator terperosok masuk ke jurang sedalam 50 meter.
Para buruh proyek yang bekerja di proyek galian C serta merta terkejut. Mereka berusaha menyelamatkan korban yang terjatuh bersama eskavator. Tragisnya, tubuh korban tergencet eskavator.
Masyarakat berduyun-duyun ikut mengevakuasi tubuh korban dari alat berat pengeruk tanah itu. Malang tak dapat ditolak, saat dilarikan ke rumah sakit Sanglah, korban meninggal dunia.
Kapolsek Bualu AKP Made Suwitra beserta jajaran reskrim menuju lokasi. Selidik punya selidik, kematian korban diduga karena lalai. Dimana, korban mengetahui ada tepi jurang tetapi tetap saja menjalankan eskavator. Akibatnya, eskavator miring dan terperosok kedalam jurang sedalam 50 meter.
“Kesimpulan sementara dari hasil penyelidikan, ada unsur kelalaian. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, ada 2 saksi,” ungkapnya didampingi Kanitreskrim Iptu Sudarsono. (Che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1944 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1699 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1569 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun