Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Pemkot Bakal Ikut Konferensi Anti Korupsi
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemkot Denpasar diundang untuk turut serta dalam pameran Konferensi Anti Korupsi (UNCAC) yang akan diselenggarakan oleh PBB tanggal 28 Januari–1 Februari nanti, yang berlokasi di Nusa Dua.
Ketika dimintai keterangan terkait berita undangan tersebut, Asisten II Ketut wisada SE Msi, Jumat (25/1) mengatakan, kepastian keikut-sertaan Pemkot dalam pameran tersebut berdasarkan surat undangan dari Departemen Luar negeri atas rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Menpan.
Empat kota akan diberikan kesempatan untuk mengikuti pameran seperti Aceh, Surabaya, Solo dan Denpasar.“Kesempatan ini kita akan gunakan sebaik-baiknya bahwa Pemkot sangat serius dalam upaya pemberantasan korupsi kepada para delegasi yang akan hadir nanti,“ ujarnya usai memimpin rapat di kantor walikota.
Kepala Bawasda Kota Denpasar, Nyoman Atok Adiputra menambahkan, dalam Konfrensi tersebut, akan ditampilkan upaya-upaya yang telah, dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Denpasar dalam memeberantas korupsi seperti penanda-tanganan MOU dengan KPK dan Menpan, MOU dengan BPKP dan BPK, pengadaan barang melalui internet (e-Precurenment), e-Comerce, dan Cyber School.
“Masing-masing undangan akan diberikan dalam bentuk CD dan brosur serta buku tentang komitmen Denpasar dalam mencegah dan memberantas Korupsi. Materi itu sendiri telah sesuai dengan topik yang diangkat dalam konferensi yaitu, Pembaharuan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik,“ ujar mantan asisten I ini.Dijelaskannya juga bahwa, pameran tersebut sudah dimulai sehari sebelum konferensi UNCAC dan berakhir bersamaan ditutupnya konferensi tersebut. (adv/*)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun