Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Diskes Siapkan ‘Jurus Ampuh’ PSN
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Berdasarkan data pasien yang masuk RSUD Kabupaten Buleleng hingga Sabtu (26/1), tercatat tiga kecamatan di Kabupaten Buleleng rawan penyakit Demam Berdarah (DB), sehingga Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng tengah menyiapkan ‘jurus ampuh’ pembersihan sarang nyamuk disingkat PSN.
“Ada tiga kecamatan kita tetapkan sebagai rawan Demam Berdarah yakni, Kecamatan Buleleng, Kecamatan Seririt dan Kecamatan Gerokgak dengan mengacu pada jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Dr. Made Pustaka.
Tingkat kerawanan terhadap kasus DB di Tiga kecamatan tersebut disebabkan kondisi lingkungan setempat padat pemukiman, genangan air selokan serta informasi tentang penanganan dini terhadap penyakit DB yang kurang memadai, menjadi penyebab berkembangnya kasus DB.
Baca juga:
Perusahaan Baim Wong Daftarkan Merek
“Biasanya lokasi paling subur bagi nyamuk penyebab DB itu ada pada genangan air bersih. Terkadang, halaman kita bersih, sementara di tetangga ada jentik nyamuk penyebab DB, bisa jadi kita ikut kena,” ujar Pustaka.Menyikapi kondisi Buleleng yang rawan dengan DB terutama di tiga kecamatan itu, Dinas Kesehatan, telah membentuk jaringan keseluruh rumah sakit hingga ke Puskesmas, guna mendapatkan informasi munculnya kasus DB secara dini.
“Kalau ada informasi kemunculan DB, kami tugaskan staf di Puskesmas terdekat datang ke alamat pasien untuk mengecek kondisi setempat. Bila dilokasi ditemukan ada 10 orang mengalami panas yang sama, kami segera lakukan fogging, karena fogging sifatnya sementara yang harus dilakukan masyarakat secara serentak dengan PSN, Pembersihan Sarang Nyamuk,” tegas Pustaka.
Melalui gerakan PSN dengan pola Tiga M Plus, yaitu menutup, menguras dan menimbun ditambah dengan mengantisipasi nyamuk aedes agepty dengan mengunakan obat nyamuk dan memasang kelambu diharapkan mampu mengurangi perkembangbiakan nyamuk aedes agepty tersebut. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8524 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5873 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3685 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2518 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar