Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Kunjungan Wisatawan di Hari Imlek Bisa Anjlok
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Terganggunya jadwal penerbangan ke Bali terutama dari Jakarta akibat banjir, bisa berpengaruh buruk bagi dunia pariwisata di Bali. Kunjungan wisatawan khususnya pada momen hari Imlek, yang jatuh pada Rabu (7/2) terancam anjlok.Setidaknya prediksi itu dilontarkan Ketua Asita Bali, Al Purwa saat dimintai komentarnya terkait terjadinya banyak penundaan penerbangan dari Jakarta dan juga sebaliknya.
“Saya yakin, dampak dari terganggunya penerbangan terutama dari Jakarta ke Bali akan sangat mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan terutama domestik ke Bali,” ujar Al Purwa saat dihubungi Minggu (3/2).
Menurut Purwa, mereka (wisatawan domestik, red) akan malas dan cenderung membatalkan acara liburannya ke Bali pada Hari Imlek karena jadwal keberangkatan pesawat yang tidak pasti. Akibatnya, banyak pengelola hotel, restoran dan BPW akan rugi besar.
Purwa pun bercerita pengalaman dari Jakarta Sabtu (2/2). Hari itu sesuai jadwal penerbangan berangkat pukul 20.00 WIB ke Denpasar, akhirnya molor pukul 01 WIB dinihari dan baru tiba di Denpasar pukul 04.00 wita. Purwa pun menyebutkan bagaimana kroditnya suasana bandara Soekarno-Hatta yang penuh antrean manusia.
“Kerugian hotel, restoran dan BPW pasti besar, cuma saya belum bisa memastikan berapa besar kerugiannya,” ujar Purwa yang pernah menjadi konsul Belanda di Bali.
Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kata Purwa, setiap tibanya hari Imlek, hunian kamar hotel-hotel di Bali selalu panen tamu. Biasanya, kedatangan wisatawan dalam negeri sudah mulai berdatangan sejak H-4 hari Imlek, sampai puncaknya pada hari H.
Berbeda dengan wisatawan Eropa yang penerbangannya langsung ke Bali tanpa transit ke Jakarta. Mereka tidak ada kendala dalam perjalanannya sampai di bandara Ngurah Rai. Pengelola biro perjalanan wisata yang menangani wisatawan Eropa tetap bisa bernapas lega.
“Untuk sementara, tamu-tamu yang kami handle belum ada masalah sampai di Bali, karena penerbangan mereka langsung ke Denpasar tanpa harus transit ke Jakarta,” ujar Managing Director Bali Tour & Travel, Ida Bagus Nada, saat dihubungi Beritabali.com Minggu (3/2). (sss)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7714 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5627 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3526 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan