Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Polisi Buru Seorang WNA
Lovina
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mengungkap 29 pil dalam tiga jenis yang diduga Psikotropika di Desa Kaliasem Kecamatan Banjar, Sat Narkoba Polres Buleleng secara intensif melakukan pengembangan, bahkan disebutkan ‘barang haram’ itu diperoleh dari Singaraja, selain itu polisi juga tengah memburu seorang Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terkait dengan peredaran pil tersebut.
Dari pengembangan kasus hingga Sabtu (9/2) sore, pemilik 29 pil di Desa Kaliasem, I Ketut Teguh Karya,(29) mengakui mendapatkan puluhan pil ‘enak gila’ tersebut dari Safirudin yang disebut-sebut beralamat di Kota Singaraja.
“Sedang kita telusuri keberadaan Safrudin, kita curigai dia merupakan salah satu anggota jaringan narkoba di Lovina. Selain Safrudin, kita juga tengah memburu orang asing (WNA) teman dekat Teguh,” ungkap Kasat Narkoba Polres Buleleng, AKP. Ketut Jina.
Berdasarkan hasil penyelidikan, selain untuk dikonsumsi sendiri, diketahui I Ketut Teguh Karya juga kerap menjualnya ke orang lain. Bahkan, Teguh dicurigai memiliki jaringan untuk memasok pil tersebut kepada orang asing maupun lokal.
“Teguh sudah lama kita curigai mengedarkan pil psikotropika ini, selain dia (Teguh, red) masih ada beberapa temannya sebagai penyalur, sehingga kelompok ini sudah menjadi target operasi kita,” ungkap Jina.
Memburu keberadaan Safrudin dan seorang WNA yang disebutkan sebagai pemasok pil tersebut, Unit Buser Sat Narkoba Polres Buleleng telah disebar ke sejumlah lokasi yang dicurigai, namun, jejak mereka belum berhasil dilacak petugas. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman