Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pembantaian Cokroaminoto Masih Gelap
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus pembantaian Ida Bagus Anom Wijaya (31) di Jalan Cokroaminoto dua hari lalu hingga kini masih belum menemukan titik terang. Polisi hingga kini masih kesulitan mengidentifikasi para pelaku pembantaian sadis ini karena minimnya saksi.Hal ini disampaikan Kapolda Bali, Irjen Paulus Purwoko, usai melakukan kunjungan ke Mapoltabes Denpasar, hari ini, Rabu (13/2).
Saat ditanya wartawan soal perkembangan kasus ini, Purwoko terkesan hemat berbicara dan buru-buru meninggalkan para wartawan di Poltabes.Sebelum meninggalkan Mapoltabes, Purwoko hanya mengatakan pengungkapan kasus pembantaian Ida Bagus Wijaya hingga kini masih belum membuahkan hasil yang memuaskan.
“Anggota kita kesulitan untuk menemukan pelaku, karena tidak mengantongi ciri-ciri para pelaku. Saksi yang ada di sekitar lokasi pembunuhan,juga tidak ada yang mau memberi kesaksian,” kata Purwoko.Agar kasus pembunuhan yang diduga berlatar belakang perang antar preman ini segera terungkap, Purwoko meminta kepada warga agar segera melapor jika mengetahui ciri-ciri pelaku pembunuhan ini.
Ida Bagus Anom Wijaya, penjaga loket di Terminal Ubung, dikeroyok dan dibantai sekelompok orang Senin malam, di depan show room Daihatsu, Jalan Cokroaminoto Denpasar. Korban tewas dengan luka parah akibat benda tajam dan tumpul, hampir di sekujur tubuhnya. (che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun