Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pembantaian Cokroaminoto Masih Gelap
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus pembantaian Ida Bagus Anom Wijaya (31) di Jalan Cokroaminoto dua hari lalu hingga kini masih belum menemukan titik terang. Polisi hingga kini masih kesulitan mengidentifikasi para pelaku pembantaian sadis ini karena minimnya saksi.Hal ini disampaikan Kapolda Bali, Irjen Paulus Purwoko, usai melakukan kunjungan ke Mapoltabes Denpasar, hari ini, Rabu (13/2).
Saat ditanya wartawan soal perkembangan kasus ini, Purwoko terkesan hemat berbicara dan buru-buru meninggalkan para wartawan di Poltabes.Sebelum meninggalkan Mapoltabes, Purwoko hanya mengatakan pengungkapan kasus pembantaian Ida Bagus Wijaya hingga kini masih belum membuahkan hasil yang memuaskan.
“Anggota kita kesulitan untuk menemukan pelaku, karena tidak mengantongi ciri-ciri para pelaku. Saksi yang ada di sekitar lokasi pembunuhan,juga tidak ada yang mau memberi kesaksian,” kata Purwoko.Agar kasus pembunuhan yang diduga berlatar belakang perang antar preman ini segera terungkap, Purwoko meminta kepada warga agar segera melapor jika mengetahui ciri-ciri pelaku pembunuhan ini.
Ida Bagus Anom Wijaya, penjaga loket di Terminal Ubung, dikeroyok dan dibantai sekelompok orang Senin malam, di depan show room Daihatsu, Jalan Cokroaminoto Denpasar. Korban tewas dengan luka parah akibat benda tajam dan tumpul, hampir di sekujur tubuhnya. (che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan