Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pembuatan SIM Jangan Terlalu Mudah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah salah satu anggota Komisi I DPRD Bali, Ketut Nurja meminta Kapolda Bali untuk melindungi tajen, kini giliran Zubaidah Yuhana yang mengajukan permintaan kepada Kapolda Bali, Irjen Polisi Paulus Purwoko.
Zubaidah yang ditemui siang tadi, meminta Kapolda agar memperhatikan proses pembuatan SIM. Pasalnya, pembuatan SIM di Bali ditengarai sarat dengan perilaku KKN, dan juga terlalu mudah pembuatannya.
“Sekarang anak SMP saja sudah bisa bawa sepeda motor. Dan hebatnya lagi, dia sudah bisa memiliki SIM, sehingga bisa bebas berkeliaran dengan sepeda motor,” ujar Zubaidah, Sabtu (16/2)
Lebih lanjut Zubaidah mengatakan, alangkah baiknya jika para siswa SMP yang sekarang ini banyak menggunakan kendaraan bermotor, diarahkan untuk menggunakan sepeda pancal atau diantar jemput.
“Lebih baik kalau pakai sepeda pancal, karena lebih aman dan lebih sehat. Daripada bawa sepeda motor, kan lebih bahaya. Apalagi mereka sebenarnya belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor,” lanjutnya.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2785 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun