Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Pangdam : Senpi Hasil Razia Bukan Standar TNI
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI G.R. Situmeang, akhirnya angkat bicara seputar penemuan puluhan senjata api dan ratusan peluru oleh jajaran Polda Bali.
Pangdam yang ditemui oleh Beritabali.com menjelaskan, puluhan senjata api yang diamankan jajaran Polda Bali bukanlah senjata-senjata organik yang biasa digunakan oleh TNI. Menurut Pangdam, pistol gas dan pistol rakitan jenis ches tidak pernah digunakan oleh TNI.
“Pistol gas itu kan Perbakin juga sering pakai. Sedangkan pistol rakitan ches itu jelas-jelas bukan milik TNI. Namanya saja pistol rakitan,” ujar Pangdam. Ketika ditanya tentang granat dan juga pistol jenis FN 48 yang juga ikut ditemukan, Pangdam juga secara tegas membantahnya.
“Granat nanas itu, masih kita selidiki dari mana asalnya. Sedangkan pistol FN yang ditemukan itu kan FN 48 Canada, sedangkan FN 48 standar kami itu FN 48 Belgium,” lanjut Pangdam. Lebih lanjut Pangdam mengatakan, senjata api standar TNI kini dapat dengan mudah ditemui di daerah Bandung, sehingga masyarakat umum pun bisa memiliki pistol tersebut
“Sekarang kan di Bandung ada yang menjual senpi. Masyarakat sipil saja sekarang bisa membelinya. Nah, kami dengan jajaran kepolisian sekarang tengah menyelidiknya, dan kemungkinan saja senpi yang ditemukan itu merupakan sisa dari hasil operasi di Timor Leste,” tandas Pangdam.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7714 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5627 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3526 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan