Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Warga Sesetan Gelar Omed-Omedan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sehari setelah Nyepi, warga Banjar (dusun) Kaja Sesetan menggelar tradisi Omed-Omedan atau ciuman massal antar pemuda banjar. Selain untuk menyambut hari raya Nyepi, tradisi ini juga berfungsi sebagai pemersatu warga banjar. Tradisi omed-omedan ini digelar di jalan raya Sesetan, tepat di depan balai banjar (dusun) Kaja Sesetan.
Tradisi tahunan ini diikuti oleh semua pemuda dan pemudi Banjar Kaja Sesetan. Dalam tradisi ini, para peserta dibagi dalam dua kelompok yakni kelompok pria dan kelompok wanita. Satu persatu para pemuda dan pemudi ini dipertemukan untuk kemudian berciuman di depan masyarakat umum
Beberapa petugas banjar kemudian menyiramkan air kepada pasangan yang tengah berciuman, terutama kepada pemuda yang tidak mau menghentikan ciumannya. Hal ini bertujuan untuk mendinginkan suasana hangat, yang sempat tercipta sesaat diantara pasangan yang sedang berciuman. “ Tidak ada perasaan apa-apa diantara kami, hanya menjalankan tradisi leluhur saja,” kata Ary, salah seorang peserta Omed-Omedan.
“Tradisi ini sudah dimulai sejak dimulainya penjajahan Belanda di Bali. Tradisi ini mulai dilakukan atas perintah Raja Sesetan waktu itu, Anak Agung Raka. Selain untuk merayakan Nyepi, Omed-Omedan juga telah berhasil menyembuhkan sakit Raja, yang sebelumnya susah untuk disembuhkan,” jelas Wayan Sunarya, Klian Banjar Kaja Sesetan.
Selain untuk meneruskan tradisi leluhur dan merayakan hari raya Nyepi, Omed-Omedan ini juga bertujuan untuk menyatukan warga banjar yang banyak merantau keluar daerah. “Lewat tradisi ini, warga yang merantau diharap tidak lupa akan kampung halamannya,” pungkas Sunarya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun