Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Itjen Nyatakan SPMB Bermasalah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (SMPB) akan ditinjau ulang oleh Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), menyusul hengkangnya 41 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari himpunan ini. Selain itu, Inspektorat Jenderal (Itjen) Depdiknas juga
menemukan ketidakberesan pada sistem penyaringan mahasiswa ini.
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Bambang Sudibyo, ketika ditemui disela-sela acara E-9 di BICC, Nusa Dua siang tadi menyatakan, sistem SPMB akan ditinjau ulang oleh Depdiknas. Menurut Mendiknas, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) atas instruksi Mendiknas, akan meninjau ulang SPMB yang selama ini digunakan untuk menyaring mahasiswa baru di PTN-PTN yang ada di seluruh Indonesia.
Pasalnya, berdasarkan penulusuran Itjen Depdiknas, SPMB ternyata tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Berdasarkan penelusuran Itjen Depdiknas, ternyata SPMB itu bermasalah karena tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu Dirjen Dikti akan meninjau ulang SPMB ini,” ujar Mendiknas.
Ketika ditanya tentang hengkangnya 41 PTN dari SPMB, Mendiknas menyatakan rektor-rektor PTN tersebut, akan memberikan masukan kepada Dirjen Dikti untuk membuat sistem penyaringan mahasiswa yang baru. “Rencananya rektor-rektor itu akan memberi masukan kepada Depdiknas, sistem seperti apakah yang baiknya digunakan. Sampai sekarang saya juga masih menunggu sistem seperti apa yang akan digunakan,” tandas Mendiknas.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan