Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Polisi dan Desa Pakraman Bentuk Tim Khusus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jajaran Kepolisian Resort Buleleng dalam mengungkap peristiwa penembakan dua warga Dusun Sibang Desa Petemon, Selasa (11/3) siang telah membentuk Tim Khusus yang tidak saja melibatkan Jajaran Polres Buleleng, namun juga melibatkan sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat di Desa Patemon
“Jadi dari Polres Buleleng kita mem-back up Polsek Seririt dengan membentuk tiga tim. Tim pertama dari Sat Reskrim Polres Buleleng, tim kedua dari Sat Intelkam Polres Buleleng dan yang ketiga dari tokoh-tokoh adat dan masyarakat yang ada di wilayah tersebut,” ungkap Kapolres Buleleng, AKBP. Setyo Dwiantoro.
Tim Khusus yang terbagi menjadi tiga tim itu bakal menyusuri dan mencari informasi pelaku penembakan yang saat ini masih belum diketahui. “Otomatis mengarah pada pengungkapan kasus penembakan yang dimaksud dan juga untuk menjaga keamanan di lokasi kejadian lebih kondusif lagi,” ujar Dwiantoro.
Sementara, sedikitnya 20 orang saksi telah didengarkan keterangannya hingga Selasa (11/3) sore terkait peristiwa penembakan dua warga Dusun Sibang di Desa Patemon saat terjadinya bentrok antar warga Dusun Sibang dengan Dusun Jeroan.Pemeriksaan terhadap 20 orang saksi itu, selain mengarah pada kepemilikan senjata api, juga kasus pengerusakan sekitar tujuh rumah dan tempat persembahyangan milik warga, namun dari kesaksian tersebut belum mengarah kepada pelaku.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7714 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5627 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3526 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan