Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Jambret Cewek Kafe, Unyil Diringkus Massa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jambret yang satu ini kurang profesional. Betapa tidak? Eko Sumarno (26) alias Unyil, ditangkap warga setelah sepeda motor DK 4935 VE yang dipakainya beraksi ngadat di Jalan Tukad Pancing, Pemogan, tak jauh dari lokasi jambret. Apesnya, motor mogok karena kehabisan bensin. ”Tersangka sedang menjalani pemeriksaan. Untuk mengetahui apakah ia pernah beraksi di tempat lain,” kata Kapolsek Densel AKP Putu Gunawan.
Kata Kapolsek, tersangka beraksi Jumat (21/3), sekitar pukul 03.00 dini hari. Ketika itu, Unyil mengawasi Siti Widianawati (28). Korban adalah waitress (pelayan, red) Kafe Sakura yang baru pulang dari tempatnya bekerja, di bilangan Nusa Kambangan. Nah, ketika melewati jalan Tukad Pancing, yang memang dikenal sepi, tersangka langsung memepet kendaraan korban dengan nopol P 4727 WH. Kemudian, dalam hitungan detik, tersangka yang tinggal di Gelogor Carik Gg Monyet itu, dengan sigap merampas tas milik Siti yang didalamnya berisi alat-alat kecantikan berikut uang Rp 300 ribu.
Siti berteriak jambret…jambret…! Yang spontan didengar warga setempat. Warga pun langsung melakukan pengejaran. Usaha warga ternyata membuahkan hasil. Mereka pun mendapati Unyil sedang celingak-celinguk kebingungan. Motornya, tiba-tiba ngadat. Tersangka ketakutan dan langsung minta maaf ke warga agar tidak memukulinya. Tersangka akhirnya dikeler ke ke Polsek Densel.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2344 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan