Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Ternyata Tulang Hewan Untuk Kerajinan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Michael Charles Selan (24) kini bisa bernafas lega. Setelah penyidik Poltabes Denpasar yakin, tulang belulang yang hendak diperdagangkan pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut bukanlah tulang manusia, tapi tulang hewan. ”Awalnya dicurigai, setelah kita selidiki ternyata bukan. Dan dia (Charles, Red), sudah dilepas karena tidak ada dasar hukumnya,” ujar Pahumas Poltabes Denpasar, Kompol Ketut Suwetra.
Menurut keterangan Charles, tulang yang dibawanya dalam bungkusan kotak mie, merupakan hasil pengumpulan tulang belulang hewan di hutan, di kediamannya di NTT. ”Tulang hewan itu dibawa ke Bali, karena banyak pengerajin yang membutuhkan tulang-tulang untuk dibuat barang kerajinan,” sebut salah satu penyidik, perihal pernyataan Charles saat diperiksa.
Diakuinya, Charles juga mengaku tak mengira, kalau niatnya berbisnis tulang belulang, akan membawanya ke kantor Polisi. Bahkan, menjalani pemeriksaan sehari penuh. Setelah diamankan dari Pasar Kereneng, Denpasar, beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, Michael Charles Selan (24) ditangkap satuan reskrim Poltabes Denpasar karena diduga menyimpan tulang belulang manusia. Tulang belulang yang dipasok dari Manggarai NTT itu seyogyanya akan dijual di Bali untuk keuntungan pribadi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan