Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ternyata Tulang Hewan Untuk Kerajinan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Michael Charles Selan (24) kini bisa bernafas lega. Setelah penyidik Poltabes Denpasar yakin, tulang belulang yang hendak diperdagangkan pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut bukanlah tulang manusia, tapi tulang hewan. ”Awalnya dicurigai, setelah kita selidiki ternyata bukan. Dan dia (Charles, Red), sudah dilepas karena tidak ada dasar hukumnya,” ujar Pahumas Poltabes Denpasar, Kompol Ketut Suwetra.
Menurut keterangan Charles, tulang yang dibawanya dalam bungkusan kotak mie, merupakan hasil pengumpulan tulang belulang hewan di hutan, di kediamannya di NTT. ”Tulang hewan itu dibawa ke Bali, karena banyak pengerajin yang membutuhkan tulang-tulang untuk dibuat barang kerajinan,” sebut salah satu penyidik, perihal pernyataan Charles saat diperiksa.
Diakuinya, Charles juga mengaku tak mengira, kalau niatnya berbisnis tulang belulang, akan membawanya ke kantor Polisi. Bahkan, menjalani pemeriksaan sehari penuh. Setelah diamankan dari Pasar Kereneng, Denpasar, beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, Michael Charles Selan (24) ditangkap satuan reskrim Poltabes Denpasar karena diduga menyimpan tulang belulang manusia. Tulang belulang yang dipasok dari Manggarai NTT itu seyogyanya akan dijual di Bali untuk keuntungan pribadi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun