Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




KPK Perlu Ada di Kabupaten dan Kota

Jumat, 28 Maret 2008, 20:49 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Bali Corruption Watch (BCW) Bali menginginkan agar KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) berada di tingkat kabupaten/kota. Demikian terungkap dalam Diskusi Interaktif 404 Tahun Singaraja dalam tajuk 'Strategi Mewujudkan Pemerintahan Bebas KKN dan Berwibawa', Jumat (28/3) di Aula SMKN 3 Singaraja yang digelar Radio Guntur.


“Paling tidak ada perwakilannya di daerah tertentu yang kasus korupsinya cukup besar. Tentu daerah yang dimaksud berdasarkan standar yang dibuat KPK,” ungkap Ketua BCW Bali, Putu Wirata Dwikora. Menurut Wirata Dwikora, KPK perlu ada di masing-masing daerah, karena saat ini hanya KPK yang ditakuti oleh pejabat atau pelaku korupsi, ketimbang penegak hukum lainnya.


“Fakta bagaimana kasus Jaksa Urip Tri Gunawan, mengindikasikan kejaksaan belum bersih dari tudingan makelar kasus,” ujar Wirata. Diskusi yang digelar serangkaian HUT Kota Singaraja ke 404 ini menghadirkan empat narasumber masing-masing Ketua BCW Bali, Putu Wirata Dwikora, mantan Sekretaris Kota Denpasar, Made Westra, Dekan Fakultas Hukum Unipas Nyoman Surata dan Sekretaris Kabupaten Buleleng, Ketut Ardha.


Sementara, Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Kabupaten Buleleng, Gusti Latria menyatakan, pemerintah kurang berani menegakkan kebenaran yang hakiki. “Pejabat juga harus berani menjaga jarak antara kepentingan pribadi dengan kepentingan yang lebih luas. Kadang pejabat terbawa arus, tidak mampu membedakan kepentingan pribadi dan kepentingan pemerintah,” ungkap Latria sebagai peserta dialog tersebut. Hal senada juga diungkapkan Ketua LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni yang mengusulkan agar pemerintah daerah membuat Perda tentang pembrantasan korupsi. “Kalau perda itu ada, saya yakin pejabat tidak akan berani main-main,” tegas Anton. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami