Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Dilepas Anggota, Kombes Yovianes Sedih
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perpisahan Kombes Pol Drs. Yovianes Mahar SH, yang berlangsung di Mapoltabes Denpasar, Senin (1/4) diwarnai kesedihan. Maklum saja, perwira melati tiga murah senyum ini, terpaksa berpisah untuk meneruskan jabatan barunya sebagai Direktur Reskrim Polda Jogja. Selama menjabat menjadi Kapoltabes Denpasar, 1 tahun 5 hari, Kombes Pol Yovianes Mahar SH memiliki reputasi bagus. Kecakapannya sebagai seorang pemimpin, mampu mendongkrak segudang kasus yang bisa dikategorikan cukup rumit.
Misalnya, kasus pembunuhan Deejay Cafe di Jalan Kartika Plaza 1 Januari lalu, dengan menangkap lima pelakunya. Menyusul penggerebekan preman dan berhasil mengamankan sejumlah pentolan preman I Made Sutama alias Minggik. Selain itu kasus pembunuhan IB Anom Wijaya yang tewas di Cokroaminoto Denpasar, Selain kasus kriminalitas yang menonjol, Kombes Yovianes dianggap mampu meredam aksi trek-trekan anak muda yang dicap sangat meresahkan pengguna jalan.
"Untuk kasus lainnya saya serahkan ke Kapoltabes baru AKBP Gde Alit Widana. Saya yakin, Kapoltabes mampu mengungkap kasus-kasus yang masih dalam penyelidikan," jelasnya didampingi Kapoltabes AKBP Gde Alit Widana SH Msi. Perpisahan mantan ka-Densus 88 Polda Bali itu, diiringi kesedihan oleh ribuan personil Poltabes Denpasar. Dalam penilaian anggota, selama menjabat, sejatinya, Kombes Yovianes terkenal sebagai sosok perwira yang low profile. (Spy)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun