Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Diduga Akibat Cuaca Buruk
BERITABALI.COM, BADUNG.
Peristiwa tewasnya warga Korea, Cha Young Mi (30) di pesisir Pantai Tanjung Benoa, saat main parasailing, Senin (14/4), diusut pihak kepolisian. Tidak ditemukan adanya unsur rekayasa tewasnya korban dan diduga akibat cuaca buruk.
“Sementara ini baru dua saksi yang diperiksa. Insiden ini terjadi akibat cuaca buruk,” ujar Dir. Pol. Air Polda Bali AKBP Oka Eswara Chandrana melalui Kasi Bin. Gakkum AKP I Gusti Ngurah Arbawa, Selasa (15/4). AKP Arbawa mengatakan, tidak ditemukannya unsur kelalaian atau human eror terkait insiden yang sempat membuat warga setempat panik. Hasil pemeriksaan dan penelusuran, fasilitas yang disediakan pihak perusahaan (parasailing) sudah sesuai persedur. Sepanjang peralatan dan pengamanan tidak ada masalah.
Bahkan, perusahaan telah mengantongi izin lengkap. “Insiden itu murni musibah yang disebabkan akibat cuaca buruk,” ungkapnya. Untuk mencegah terjadinya kejadian itu terulang kembali, AKP Arbawa menyatakan akan melakukan koordinasi dengan pihak Gabungan Pengusaha Wisata Tirta (Gahawisri). Dalam penilaian AKP Arbawa, selama ini, pihak Gahawisri dipandang belum maksimal dalam menerapkan kedisiplinan. Dengan demikian, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan bekerjasama dengan Gahawisri.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun