Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sopir Bus Safari Dharma Raya Serahkan Diri
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sopir Bus Safari Bus Dharma Raya, Sutrisno (29) menyerahkan diri ke Polres Gianyar, Kamis (8/5). Kini, sopir beserta kondekturnya, Slamet (28) tengah diperiksa intensif di Mapolres Gianyar. Terus bagaimana kejadian ini bisa terjadi? Sutrisno didampingi kernetnya, Slamet menceritakan nasib sial yang menimpa dirinya tersebut. Kala itu, dirinya bersama 22 rombongan TKW dari Arab Saudi selesai makan di Warung Jawa Barat, Denpasar. Kemudian dirinya melanjutkan perjalanan ke Sumbawa melalui jalur By Pass Ida Bagus Mantra.
Begitu nyampai di By Pass Ida Bagus Mantra tepatnya di Banjar Patolan, Pering, Blahbatuh, Gianyar, dengan kecepatan 60-70 KM melihat ada sepeda motor di depan mobilnya yang datang dari arah Timur. "Saya tak sempat mengerem, karena sepeda motor tiba-tiba nyeberang dengan memotong jalan dari arah Timur," katanya. Setelah menabrak sepeda motor merk Mio tersebut, dirinya sempat turun untuk melihat korban.
Namun, begitu melihat massa yang begitu banyak, dirinya langsung melompat ke Truk pengangkut pasir dan mengarahkan si sopir agar menuju garase mobil Bus Safari Dharma Raya di Jalan Gunung Agung, Denpasar. Setelah, istirahat beberapa jam, dirinya langsung menyerahkan diri ke Mapolres. "Kalau saja, saya tak lari, kemungkinan saya jadi mayat juga diamuk massa," ujarnya sambil tertunduk.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun