Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Menggunakan ‘Bade’ Setinggi 27 Meter
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pelebon Almarhum Tjokorda Agung Suyasa, penglingsir (sesepuh) Puri Ubud, Gianyar, akan berlangsung 15 Juli 2008 mendatang. Pelebon ini akan menggunakan bade atau wadah jenazah setinggi 27 meter, atau tertinggi dalam sejarah pelebon atau ngaben di Bali selama ini.
Ketika dimintai keterangannya, Tjokorda Ngurah Suyadnya alias Cok Wah, putra bungsu almarhum, membenarkan kalau wadah bade dan lembu yang dibuat untuk sarana upacara pelebonan ayahnya pada tanggal 15 Juli mendatang, merupakan sarana upacara pelebon atau ngaben tertinggi di Bali.
Disebut tertinggi karena sampai saat ini belum ada upacara sejenis yang menggunakan bade setinggi 27 Meter.
Boneka lembu, sebagai simbol kendaraan almarhum ke surga, juga istimewa. Lembu ini mempunyai ukuran tinggi 8,5 Meter dengan lebar 4,5 meter.
“Ini merupakan bentuk penghormatan terakhir kami kepada almarhum, tak ada maksud jor-joran atau pamer kekayaan,“ ucap pemilih Lotus Restoran, Ubud ini. (Art)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4424 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1979 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1509 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 997 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 932 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun