Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Duta Buleleng Sabet Jegeg Bagus Bali
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah menjalani masa penggemblengan dan karantina, Kadek Tika dan IB Arya Lawa Manuaba sebagai Duta Buleleng, akhirnya menyabet Jegeg Bagus Bali 2008 di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar. Mereka menyisihkan duta Kabupaten/Kota lainnya di Bali.
“Apa yang kami lakukan telah maksimal untuk nama Buleleng dan untuk tetap mempertahankan gelar Jegeg Bagus Bali di Buleleng. Hasilnya kami tidak menyangka akan dinobatkan sebagai Jegeg Bagus Bali 2008,” ungkap Tika dan Arya Lawa Manuaba, Minggu (22/6).
Keberhasilan Duta Buleleng dalam mempertahankan Jegag Bagus Bali yang sebelumya diraih IB Arjawa dan AA Rahadiana yang juga dari Buleleng, bukan saja karena kemampuan perorangan.
”Ini semua juga berkat dukungan dan doa masyarakat Buleleng, sehingga kami berhasil meraih dan mengawinkan Jegeg Bagus untuk kedua kalinya,” ujar Tika.
Kabupaten Buleleng yang mengikuti ajang Pemilihan Jegeg Bagus Bali sejak tahun 2005 baru mampu ‘mangawinkan’ penobatan tersebut pada tahun 2007 yang diraih IB Arjawa dan AA Rahadiana.
Sedangkan tahun sebelumnya, duta Buleleng hanya menempatkan I Gusti Ngurah Eka Prasatya sebagai Bagus Bali pada tahun 2005 dan Ida Ayu Shantami sebagai Jegeg Bali pada tahun 2006. (sas)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun