Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Gangguan Kejiwaan Corby Memburuk
Sanglah
Kamis, 3 Juli 2008,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ratu mariyuana, terpidana 20 tahun penjara asal Australia, Schapelle Leigh Corby, nampaknya harus menjalani perawatan yang lebih lama di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar. Gangguan mental yang dialami Corby kembali memburuk. Padahal sebelumnya kondisi mahasiswi kecantikan ini sempat membaik setelah mendapatkan perawatan selama hampir 2 minggu.
Hal ini diungkapkan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa RSUP Sanglah Denpasar, Dr. Lely Setyawati, SpKJ, dalam keteranganya di RSUP Sanglah Denpasar pada Kamis (3/7).
Lely Setyawati menegaskan seharusnya dalam waktu 1-2 hari ke depan, Corby sudah dapat kembali ke Lembaga Pemasyarakatan untuk melanjutkan masa hukumannya.
Namun kondisi Corby kembali ke titik nol setelah mengetahui dirinya menjadi incaran wartawan di RSUP Sanglah Denpasar.
Kemarin (2/7),Corby sempat kepergok wartawan ketika sedang memanjakan diri di salon, di lingkungan RSUP Sanglah Denpasar. Menurut Lely Setyawati, Corby masih diberikan kesempatan untuk keluar ruangan perawatan,sepanjang tidak keluar area rumah sakit.
-uSaat ini Corby tidak saja membutuhkan perawatan psikis tetapi juga Rekreasional. Sehingga wajar saja Schapelle ingin melihat salon, anda tahu karena memang dia latar belakangnya murid sekolah kecantikan dan dia belajar dengan sesuatu yang berhubungan dengan kecantikan, jadi manusiawi sekali dalam kondisi ingatannya mulai bagus, dia ingin melihat tempat-tempat seperti itu,- ujar Lely
Sebelumnya, Corby divonis 20 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar. Corby ditangkap pada 8 Oktober 2004 lalu setelah sebelumnya ditemukan 4,2 kilogram mariyuana dalam tas bogyboard (papan selancar) yang dibawanya. (mlt)
Hal ini diungkapkan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa RSUP Sanglah Denpasar, Dr. Lely Setyawati, SpKJ, dalam keteranganya di RSUP Sanglah Denpasar pada Kamis (3/7).
Lely Setyawati menegaskan seharusnya dalam waktu 1-2 hari ke depan, Corby sudah dapat kembali ke Lembaga Pemasyarakatan untuk melanjutkan masa hukumannya.
Namun kondisi Corby kembali ke titik nol setelah mengetahui dirinya menjadi incaran wartawan di RSUP Sanglah Denpasar.
Kemarin (2/7),Corby sempat kepergok wartawan ketika sedang memanjakan diri di salon, di lingkungan RSUP Sanglah Denpasar. Menurut Lely Setyawati, Corby masih diberikan kesempatan untuk keluar ruangan perawatan,sepanjang tidak keluar area rumah sakit.
-uSaat ini Corby tidak saja membutuhkan perawatan psikis tetapi juga Rekreasional. Sehingga wajar saja Schapelle ingin melihat salon, anda tahu karena memang dia latar belakangnya murid sekolah kecantikan dan dia belajar dengan sesuatu yang berhubungan dengan kecantikan, jadi manusiawi sekali dalam kondisi ingatannya mulai bagus, dia ingin melihat tempat-tempat seperti itu,- ujar Lely
Sebelumnya, Corby divonis 20 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar. Corby ditangkap pada 8 Oktober 2004 lalu setelah sebelumnya ditemukan 4,2 kilogram mariyuana dalam tas bogyboard (papan selancar) yang dibawanya. (mlt)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026