Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Para Tamu Mulai Berdatangan, Jalan Dikosongkan

Ubud

Selasa, 15 Juli 2008, 06:31 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Puncak pelebon atau kremasi 3 anggota keluarga kerajaan Puri Ubud, Gianyar, akan mencapai puncaknya hari ini (15/7). Upacara kremasi terbesar sepanjang sejarah Bali ini, akan dihadiri ratusan ribu warga, baik dari dalam maupun luar negeri.



Menjelang pelaksanaan pelebon siang nanti, pagi ini pihak puri dan warga sudah melakukan berbagai persiapan. Persiapan yang tampak pagi ini antara lain pemasangan banten atau sesajen di depan 2 buah "bade" (menara pembawa jenazah), yang diletakkan di halaman parkir samping Puri Saren.

Selain pemasangan banten, juga ada pengaturan kursi tamu di dalam areal Puri Agung Saren. Ratusan kursi ini disiapkan untuk para undangan, yang akan hadir pada upacara kremasi agung ini.

Dari pantauan beritabali.com pagi ini, beberapa fotografer juga sudah mulai tampak di sekitar areal Puri, untuk berburu foto. Beberapa tamu juga sudah mulai berdatangan ke Puri Ubud.



Lalu lintas di sekitar Puri Saren Ubud, hingga pukul 7 pagi ini masih lancar. Arus lalu lintas baru akan ditutup mulai pukul 10 pagi waktu setempat. Aparat kepolisian sudah mulai tampak berpatroli dan meminta pengendara mobil maupun motor mengosongkan jalan di sekitar Puri Ubud.



3 anggota Puri Ubud yang dikremasi hari ini antara lain Tjokorda Gde Agung Suyasa (wafat 28 maret 2008) yang merupakan kepala keluarga Kerajaan Ubud, Tjokorda Gede Raka (wafat 21 Maret 2008), dan Desak Raka (wafat 23 Desember 2007).

Upacara kremasi yang menghabiskan biaya milyaran rupiah ini merupakan yang pertama kali diadakan Puri Ubud sejak tahun 1979. (art)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami