Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Para Tamu Mulai Berdatangan, Jalan Dikosongkan
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Puncak pelebon atau kremasi 3 anggota keluarga kerajaan Puri Ubud, Gianyar, akan mencapai puncaknya hari ini (15/7). Upacara kremasi terbesar sepanjang sejarah Bali ini, akan dihadiri ratusan ribu warga, baik dari dalam maupun luar negeri.
Menjelang pelaksanaan pelebon siang nanti, pagi ini pihak puri dan warga sudah melakukan berbagai persiapan. Persiapan yang tampak pagi ini antara lain pemasangan banten atau sesajen di depan 2 buah "bade" (menara pembawa jenazah), yang diletakkan di halaman parkir samping Puri Saren.
Selain pemasangan banten, juga ada pengaturan kursi tamu di dalam areal Puri Agung Saren. Ratusan kursi ini disiapkan untuk para undangan, yang akan hadir pada upacara kremasi agung ini.
Dari pantauan beritabali.com pagi ini, beberapa fotografer juga sudah mulai tampak di sekitar areal Puri, untuk berburu foto. Beberapa tamu juga sudah mulai berdatangan ke Puri Ubud.
Lalu lintas di sekitar Puri Saren Ubud, hingga pukul 7 pagi ini masih lancar. Arus lalu lintas baru akan ditutup mulai pukul 10 pagi waktu setempat. Aparat kepolisian sudah mulai tampak berpatroli dan meminta pengendara mobil maupun motor mengosongkan jalan di sekitar Puri Ubud.
3 anggota Puri Ubud yang dikremasi hari ini antara lain Tjokorda Gde Agung Suyasa (wafat 28 maret 2008) yang merupakan kepala keluarga Kerajaan Ubud, Tjokorda Gede Raka (wafat 21 Maret 2008), dan Desak Raka (wafat 23 Desember 2007).
Upacara kremasi yang menghabiskan biaya milyaran rupiah ini merupakan yang pertama kali diadakan Puri Ubud sejak tahun 1979. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 394 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan