Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Pasangan Kumpul Kebo Digerebek Polpar
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Alih-alih mau menikah, pasangan Pmt (25) asal dusun Yeh Makecir, Dangin Tukadaya, dan Pt Km asal lingkungan Awen, Lelateng, Negara berkencan di Hotel Segara Mandala (SGM), Yeh Kuning. Namun apes, mereka kepergok anggota Polisi Pariwisata (Polpar) Polres Jembrana yang sedang melakukan sweeping di rumah kos, hotel dan penginapan.
Kejadiannya berawal ketika Polpar menemukan salah satu kamar terkunci dari dalam di Hotel SGM, kemudian petugas menggedor pintu kamar itu. Saat pintu terbuka petugas menemukan pasangan Pt Km dan Pmt yang diduga melakukan hubungan di luar nikah. Dari pengakuan terungkap mereka mengaku sudah berpacaran cukup lama dan segera akan menikah.
"Kami sengaja menyewa kamar ini dengan tarif Rp. 30 ribu untuk mencari suasana baru," kata Km diamini Pmt yang bertubuh tambun itu. Meski demikian Polpar tetap melakukan pembinaan kepada mereka.
Kasat Polpar Polres Jembrana AKP Nengah Budiarma seizin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana, Rabu (30/7) di sela-sela sweeping, mengatakan operasi ini merupakan operasi rutin sesuai perintah dari Kapolres.
"Kami juga menyasar rumah-rumah kos di sekitar jalan Udayana dan di sekitar jalan Sudirman kelurahan Banjar Tengah, Negara yang diduga banyak dihuni pendatang. Di rumah-rumah kos itu kita tidak menemukan pendatang tanpa identitas atau barang-barang yang mencurigakan," ungkapnya.
Di tempat terpisah, Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana, mengatakan operasi rutin ini dilakukan sebagai langkah antisipasi guna menekan gangguan keamanan. "Sampai saat ini Jembrana masih relatif aman, tetapi kita tetap melakukan upaya antisipasi baik dengan patroli dan operasi rutin seperti ini," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun