Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Emosi Diserempet, Tewas Hantam Pohon Kelapa
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran emosi, setelah maksud hatinya meminta pertanggungjawaban dari orang yang menyenggol motor yang dikendarainya tidak kesampaian , I Putu Agus Artariasa (22), mahasiswa asal Dusun Berawan Salak, Bayubiru, Negara, tewas dengan tubuh remuk setelah menghantam pohon kelapa di Dusun Dauh Marga, Dlod Berawah, Mendoyo, Jumat (1/8).
Informasi yang diperoleh di lapangan, kejadian ini didahului dengan peristiwa senggolan antara kendaraan Yamaha Force One DK 5432 WK yang dikendarai korban dengan IB Kade Adi Arnita (23) pemuda asal lingkungan Baler Bale Agung, Mendoyo, yang mengendarai Kawasaki Blizt DK 4911 WL di perempatan Jalan Gatot Subroto, Negara.
Akibat senggolan tersebut keduanya terjatuh. Setelah bertabrakan, Artariasa bermaksud meminta pertanggungjawaban Arnita. Namun Arnita yang takut berurusan dengan polisi karena tidak memiliki SIM malah tancap gas ke arah selatan menuju jalan ke Loloan.
Melihat Arnita kabur, Antariasa mengejarnya. Merasa dirinya dikejar, Arnita terus memacu motornya hingga tiba di TKP.
Memasuki TKP, korban berhasil mengejar Arnita dan bermaksud menyalipnya untuk meminta Arnita berhenti guna dimintai tanggung jawab. Bukannya berhenti, Arnita malah memepetkan motornya kekanan sehingga membuat motor Artariasa oleng ke kanan.
Tingginya kecepatan membuat Antariasa tidak bisa mengendalikan motornya sehingga menghantam pohon kelapa yang tumbuh disisi kanan jalan.
"Dia menyalip sambil menendang saya sehingga motornya oleng lalu menabrak pohon kelapa. Melihatnya terjatuh, saya langsung pulang," ungkap Arnita.
Kerasnya benturan membuat Artariasa tewas di TKP. Beruntung kecelakaan tersebut dilihat oleh Nyoman Pasek, 40, asal Yeh Kuning. Setelah mendapat laporan tersebut polisi langsung ke TKP kemudian memburu Arnita ke rumahnya.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Wahyu Tri Cahyono, ketika dikonfirmasi membenarkan terjadi kecelakaan lalulintas yang merenggut nyawa Artariasa.
Menurut Tri Cahyono, kecelakaan tersebut karena kurang hati-hatinya Arnita saat melaju di jalan serta tidak memberikan kesempatan kepada korban untuk menyalip sehingga kendaraan korban oleng lalu menghantam pohon kelapa.
"Saat ini Arnita sudah kita amankan untuk dimintai keterangan atas kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa ini," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3354 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1103 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 504 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun