Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Emosi Diserempet, Tewas Hantam Pohon Kelapa

Negara

Jumat, 1 Agustus 2008, 16:35 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Lantaran emosi, setelah maksud hatinya meminta pertanggungjawaban dari orang yang menyenggol motor yang dikendarainya tidak kesampaian , I Putu Agus Artariasa (22), mahasiswa asal Dusun Berawan Salak, Bayubiru, Negara, tewas dengan tubuh remuk setelah menghantam pohon kelapa di Dusun Dauh Marga, Dlod Berawah, Mendoyo, Jumat (1/8).



Informasi yang diperoleh di lapangan, kejadian ini didahului dengan peristiwa senggolan antara kendaraan Yamaha Force One DK 5432 WK yang dikendarai korban dengan IB Kade Adi Arnita (23) pemuda asal lingkungan Baler Bale Agung, Mendoyo, yang mengendarai Kawasaki Blizt DK 4911 WL di perempatan Jalan Gatot Subroto, Negara.

Akibat senggolan tersebut keduanya terjatuh. Setelah bertabrakan, Artariasa bermaksud meminta pertanggungjawaban Arnita. Namun Arnita yang takut berurusan dengan polisi karena tidak memiliki SIM malah tancap gas ke arah selatan menuju jalan ke Loloan.

Melihat Arnita kabur, Antariasa mengejarnya. Merasa dirinya dikejar, Arnita terus memacu motornya hingga tiba di TKP.

Memasuki TKP, korban berhasil mengejar Arnita dan bermaksud menyalipnya untuk meminta Arnita berhenti guna dimintai tanggung jawab. Bukannya berhenti, Arnita malah memepetkan motornya kekanan sehingga membuat motor Artariasa oleng ke kanan.



Tingginya kecepatan membuat Antariasa tidak bisa mengendalikan motornya sehingga menghantam pohon kelapa yang tumbuh disisi kanan jalan.



"Dia menyalip sambil menendang saya sehingga motornya oleng lalu menabrak pohon kelapa. Melihatnya terjatuh, saya langsung pulang," ungkap Arnita.

Kerasnya benturan membuat Artariasa tewas di TKP. Beruntung kecelakaan tersebut dilihat oleh Nyoman Pasek, 40, asal Yeh Kuning. Setelah mendapat laporan tersebut polisi langsung ke TKP kemudian memburu Arnita ke rumahnya.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Wahyu Tri Cahyono, ketika dikonfirmasi membenarkan terjadi kecelakaan lalulintas yang merenggut nyawa Artariasa.

Menurut Tri Cahyono, kecelakaan tersebut karena kurang hati-hatinya Arnita saat melaju di jalan serta tidak memberikan kesempatan kepada korban untuk menyalip sehingga kendaraan korban oleng lalu menghantam pohon kelapa.

"Saat ini Arnita sudah kita amankan untuk dimintai keterangan atas kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa ini," pungkasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami