Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kasus Pemotongan BLT Masuk Meja Kejaksaan

Pupuan

Kamis, 7 Agustus 2008, 16:59 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Kasus pemotongan BLT (Bantuan Langsung Tunai) bagi warga Bantungsel Kelod, Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan masuk ke meja kejaksaan Tabanan. Kasus itu dikategorikan sebagai tindakan korupsi. "Kita masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini," jelas Ni Putu Indriyati SH, Kajari Tabanan, Kamis (7/8).



Indrayati menyatakan, telah memeriksa dua saksi yang menerima dana BTL yang dipotong. "Ada empat orang yang mengaku dipotong BLT nya ketika mencairkan BLT di Kantor Desa Batungsel, Pupuan," jelasnya, seraya akan melakukan pemeriksaan terhadap warga lain yang dipotong BLT nya.

Lebih lanjut Indriyati menyatakan, sejumlah warga mengaku hanya menerima dana Rp 105 ribu dari Rp 300 ribu yang semestinya diterima dari pengucuran dana kompensasi BBM tahap pertama itu. Padahal warga harus menandatangani kuitansi Rp 300 ribu.

Dikatakannya, modus pemotongan BLT itu hingga kini belum jelas. Tetapi apapun alasannya, hal itu tidak dibenarkan. Sekalipun pemotongan dimaksudkan untuk dibagikan kepada warga miskin lainnya, tetap pelaku harus berhadapan
dengan hukum.



"Kita belum menetapkan tersangka, karena masih dalam penyelidikan kami," tambahnya.



Sementara itu Kepala Kantor Pos Tabanan, I Dewa Merthayasa mengatakan, 87 warga miskin di Batungsel Pupuan menerima dana BLT. Dia mengaku tidak mengetahui perihal pemotongan tersebut karena sejauh ini pihaknya telah menyerahkan dana itu kepada aparat desa setempat, Juli lalu.

"Semua prosedur pencairan BLT sudah kami jalankan, terkait pemotongan itu kami tidak tahu menahu," jelasnya. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami