Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Hamil, Tak Diakui, ABG Lapor Polisi
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Merasa kesal setelah dihamili dan dikhianati cintanya, seorang ABG (Anak Baru Gede) berumur 19 tahun melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Mapolres Gianyar, Minggu ( 10/8).
Gadis yang bernama lengkap Ni Luh Putu Arisanti ini nampak tertunduk malu saat mendatangi Polres Gianyar. Dari laporannya terungkap kalau sekitar 2 bulan yang lalu, dirinya berkenalan dengan I Putu Suarjana (25) asal Yeh Embang, Jembrana di tempatnya bekerja yakni Counter Firdaus di Banjar Kalah, Peliatan.
Di tempat ini Arisanti sering membeli pulsa telpon. Karena sering bertemu benih"benih cinta pun tertanam di masing"masing sanubari mereka.
Saking cintanya, kedua anak manusia yang sedang mabuk kepayang ini pun melakukan hubungan badan. Menariknya, mereka melakukan hubungan layaknya suami istri di gang dekat rumah Luh Putu, di Banjar Kalah, Peliatan, Ubud.
Hubungan layak sensor ini kemudian membuat dirinya hamil. Sayang, begitu umur kehamilan mencapai 4 bulan, Suarjana yang tinggal di Senggoan, Gianyar, serta sudah mempunyai istri malah mangkir dari tanggungjawabnya.
Lantaran mangkir, akhirnya si perempuan melaporkannya ke Mapolres Gianyar, kemudian selanjutnya di Visum ke RSUD Sanjiwani, Gianyar
"Kami belum terima laporannya, katanya kasus ini dilaporkan langsung ke Mapolres," kata Kapolsek Ubud, AKP Dewa Putra ketika dimintai keterangannya terkait masalah ini. (Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5565 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2345 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan