Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Bebotoh Tajen Tewas Gantung Diri
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lantaran terlilit hutang tajen (adu ayam) ratusan juta rupiah, seorang bebotoh (penjudi), I Made Sari Gunawan (41), nekad mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri.
Korban merenggang nyawa, setelah tercekik selendang warna oranye yang dililitkan di atas kayu plafon di warung miliknya, yang bertempat di Jalan Diponegoro No 53 Denpasar.
Saksi mata mengatakan, kematian korban dengan cara tak wajar, baru diketahui sekitar pukul 06.00 Wita. Ketika itu salah seorang anak kos terbangun dan melihat korban terbujur kaku di atas palfon.
Warga setempat kemudian berdatangan memberikan pertolongan. Warga setempat menyaksikan, korban terbujur kaku di atas kayu plafon warung milik korban di Jalan Diponegoro nomor 53 Denpasar.
Jasad korban langsung dibawa ke kamar jenasah RSUP Sanglah, Denpasar.
"Korban tewas dengan selendang warna oranye di atas palfon," jelas saksi mata di lokasi.
Oleh warga, kasus ini dilaporkan ke Polsek Denpasar barat oleh I Putu Wiryada (54), warga yang tinggal di samping rumah korban.
"Korban kerap bermain tajen dan hutangnya menumpuk. Dugaan sementara seperti itu yang kita peroleh di lokasi," jelas Kapolsek Denbar, AKP IB Mantara, Jumat (15/8).
Mantan Kapolsek Kuta Utara ini mengutarakan, awalnya korban berhutang judi tajen sebesar Rp 150 juta dan belum dibayar. Namun korban terus bermain judi dan akhirnya hutangnya membengkak menjadi Rp 300 juta.
Tak sanggup membayar, korban nekad "melunasi" hutangnya dengan gantung diri.
"Dari pengecekan di tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ucap Kapolsek. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli