Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




LPJ Padam, Warga Gilimanuk Protes

Gilimanuk

Minggu, 24 Agustus 2008, 16:36 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Gara-gara lampu penerangan jalan (LPJ) padam selama hampir sebulan, warga Gilimanuk protes. Mereka mempertanyakan padamnya LPJ yang terpasang dari pertigaan Cekik hingga pintu masuk pelabuhan Gilimanuk sejak akhir Juli lalu, yang membuat jalan jurusan Denpasar-Gilimanuk gelap gulita.



Terkait hal ini, tokoh masyarakat dan pihak kelurahan sudah melapor ke Pemkab Jembrana terkait padamnya LPJ tersebut. Namun sampai saat ini belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan.

"Katanya padamnya LPJ hanya 3 hari saja, tapi kenapa sampai sekarang belum juga menyala. Kami jelas rugi, LPJ padam tapi terus dipungut, berarti uang kami diambil cuma-cuma, jangan salahkan kalau warga protes," ungkap Ketut Susan saat ditemui Minggu (24/8).

Mahmud, salah seorang supir truk mengatakan padamnya LPJ ini juga sangat membahayakan pengguna jalan karena banyak truk besar parkir di jalan untuk sekedar istirahat atau mengisi angin.

"Kecelakaan yang menimbulkan koran jiwa pada Penampahan Galungan Selasa, (19/8) lalu juga karena sopir truk yang menabrak dari belakang tidak melihat kendaraan di depannya karena situasi gelap," ujar Mahmud seorang sopir truk.



Sekretaris Komisi C DPRD Jembrana, Iskandar Alfan, ketika dikonfirmasi Minggu (24/8) sangat menyayangkan padamnya LPJ di Gilimanuk sampai sebulan.



"Pintu gerbang Bali bagian barat ada di Gilimanuk, kenapa tidak
diperhatikan. Apa tidak malu dengan orang yang datang ke Bali melihat pintu gerbangnya gelap gulita,"tandasnya.

Iskandar juga mempertanyakan pembayaran LPJ oleh masyarakat tersebut.

"Uang pembayaran LPJ yang dipungut dari masyarakat itu dibawa ke mana, padahal masyarakat tidak menikmati penerangan jalan?,"ujarnya.

Kabag Perlengkapan Pemkab Jembrana, Ni Made Ayu Ardini, saat dikonfirmasi Minggu (24/8) belum bisa dihubungi. Sebelumnya, Ardini sempat mengatakan Pemkab sebenarnya sudah berusaha untuk memperbaiki LPJ yang padam itu namun karena di tempat lain juga banyak yang padam dan tenaga teknis yang dimiliki terbatas maka perbaikan terpaksa dilakukan secara bergilir.

"Ditempat lain juga ada yang padam dan tenaga yang ada juga terbatas sehingga kami melakukan perbaikan bergilir dari timur,"terangnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami