Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Dua Warga Buleleng Gantung Diri
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua warga Buleleng ditemukan tewas dengan cara gantung diri secara terpisah yang diakibatkan karena stres dan terlilit hutang, sehingga kasus tersebut senin (25/8) pagi dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
Peristiwa pertama aksi gantung diri itu terjadi di Dusun Sorga, Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt dilakukan Putu Redana Yasa (35) di kandang sapi miliknya mengunakan seutas tali nilon, sedangkan aksi gantung diri kedua dilakukan Gede Yuliasa (33), warga Dusun Kelod, Desa Busungbiu Kecamatan Busungbiu ditemukan tewas tergantung mengunakan selendang ditembok kamar rumahnya.
"gantung diri yang dilakukan korban pertama di Desa Lokapaksa diakibatkan karena terlilit hutang dan tidak bisa membayar, sedangkan gantung diri yang kedua di Desa Busungbiu diduga akibat stresnya kambuh," ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Dari pemeriksaan sementara korban diduga kuat melakukan aksi gantung diri tersebut pada dinihari, sehingga tidak diketahui keluarganya," keduanya di masing-masing tkp telah ditemukan meninggal dunia, tidak ada tanda-tanda kekerasan berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan olah lokasi peristiwa, " ujar Sudirsa.
Dari dua kasus bunuh diri dengan gantung diri itu, Polsektif Seririt dan Polsek Busungbiu tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, bahkan barang bukti berupa tali nilon disita sebagai barang bukti di Mapolsektif Seririt, demikian juga dengan selendang warna kuning diamankan ke Mapolsek Busungbiu. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan