Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Dua Warga Buleleng Gantung Diri
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua warga Buleleng ditemukan tewas dengan cara gantung diri secara terpisah yang diakibatkan karena stres dan terlilit hutang, sehingga kasus tersebut senin (25/8) pagi dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
Peristiwa pertama aksi gantung diri itu terjadi di Dusun Sorga, Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt dilakukan Putu Redana Yasa (35) di kandang sapi miliknya mengunakan seutas tali nilon, sedangkan aksi gantung diri kedua dilakukan Gede Yuliasa (33), warga Dusun Kelod, Desa Busungbiu Kecamatan Busungbiu ditemukan tewas tergantung mengunakan selendang ditembok kamar rumahnya.
"gantung diri yang dilakukan korban pertama di Desa Lokapaksa diakibatkan karena terlilit hutang dan tidak bisa membayar, sedangkan gantung diri yang kedua di Desa Busungbiu diduga akibat stresnya kambuh," ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Dari pemeriksaan sementara korban diduga kuat melakukan aksi gantung diri tersebut pada dinihari, sehingga tidak diketahui keluarganya," keduanya di masing-masing tkp telah ditemukan meninggal dunia, tidak ada tanda-tanda kekerasan berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan olah lokasi peristiwa, " ujar Sudirsa.
Dari dua kasus bunuh diri dengan gantung diri itu, Polsektif Seririt dan Polsek Busungbiu tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, bahkan barang bukti berupa tali nilon disita sebagai barang bukti di Mapolsektif Seririt, demikian juga dengan selendang warna kuning diamankan ke Mapolsek Busungbiu. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang