Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Paket Cabup-Cawabup PKPB Bubar
Semarapura
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Wayan Sumardika bakal calon wakil bupati dari PKPB yang berpaket dengan Putu Alit mengundurkan diri menjadi calon. Pengunduran ini diperkuat dengan surat pengunduran diri yang ditanda-tanganinya sendiri Selasa (26/8) lalu yang ditujukan kepada PKPB dan KPUD Klungkung.
Dari informasi lapangan Wayan Sumardika mengundurkan diri karena alasan tidak memiliki dana untuk menyokong dana kampanye pada Pilkada Klungkung Oktober mendatang. Disebut-sebut Putu Alit meminta dana untuk operasional Pilkada sekitar 300 juta rupiah. Akan tetapi wayan Sumardika hanya menyanggupi sebanyak 100 juta rupiah.
Dengan pengunduran diri ini, Putu Alit selaku bakal calon dari PKPB, Rabu (27/8) melayangkan surat pengganti kepada KPUD Klungkung dengan menunjuk I Dewa Gde Ardana sebagai pengganti dari Wayan Sumardika. Surat yang dutujukan KPUD itu bernomor ; 305/DPD.PKPB Kab.Klungkung/VIII/2008 yang ditanda-tanganinya sendiri.
KPUD Klungkungpun bereaksi cepat dengan mengadakan rapat pleno yang dihadiri lengkap anggota KPUD. Dalam pleno tersebut dikatakan dapat menerima pengunduran dari Wayan Sumardika. Dengan demikian, KPUD Klungkung sendiri mengembalikan seluruh berkas milik Wayan Sumardika. Namun apabila yang bersangkutan (PKPB) sudah dalam penetapan nomor urut dari KPUD maka surat pengunduran diri tersebut sudah tidak berlaku.
Penetapan nomor urut pasangan calon Bupati akan dilaksanakan 24 September dan sekarang dalam proses verifikasi tahap kedua terhadap pasangan calon. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 354 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 347 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 305 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun