Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
ABG Diperkosa di Rumah Kosong
BERITABALI.COM, BULELENG.
Nasib sial menimpa seorang gadis ABG dengan inisial Putu ST (15), warga Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt saat merayakan Hari Raya Kuningan, betapa tidak saat jalan-jalan ke Pantai Umeanyar, gadis yang masih dibawah umur itu diajak ke sebuah rumah kosong yang kemudian ‘disekap’ dan dalam tangan diikat diperkosa sebanyak dua kali oleh Komang Oma tetangganya, sehingga minggu (31/8) pagi dilaporkan ke Mapolres Buleleng.
“Memang kita sudah menerima laporan pemerkosaan tersebut dan sekarang sedang ditanggani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak, dimana korban melaporkan telah diperkosa di sebuah rumah kosong di Desa Umeanyar dengan tangan diikat,” ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Aksi pemerkosaan yang dilakukan Komang Oma terhadap korban Putu ST berawal saat bertemu dengan korban saat pulang darti Pantai Umeanyar,” saat pulang pelaku bertemu dengan korban, lalu diajak jalan-jalan hingga kesebuah rumah kosong, selanjutnya korban ini dipaksa masuk dan disekap serta tangannya diikat dan diperkosa sebanyak dua kali,” papar Ambariyadi Wijaya.
Hingga kasus ini ditanggani polisi, pelaku Komang Oma masih dalam pengejaran Unit Buser sat Reskrim Polres Buleleng, sedangkan korban Putu ST masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Buleleng dan pemeriksaan medis di RSUD Kabupaten Buleleng untuk memperoleh visum atas aksi yang dilakukan korban.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2344 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan