Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Muntaber Mengganas, Warga Gelar 'Guru Piduka'
Yehembang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Mengganasnya wabah muntaber di Desa Yehembang, Mendoyo dan sekitarnya yang telah merenggut nyawa manusia, membuat warga mengupayakan segala cara untuk segera menghentikan wabah tersebut. Di samping melakukan tindakan penanganan secara medis,warga juga menggelar ritual 'guru piduka' untuk mengatasi wabah tersebut.
Dari informasi yang diperoleh, ide menggelar ritual tersebut berawal dari keprihatinan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di desa tersebut atas semakin mengganasnya wabah muntaber.
Para tokoh tersebut tidak ingin wabah muntaber ini menelan korban jiwa lagi. "Kami berinisiatif untuk menggelar upacara ‘guru piduka’ di Pura Dalem Desa Yehembang," ujar seorang tokoh masyarakat, Minggu (7/9).
Dari pantauan di lapangan, tampak ratusan warga Desa Yehembang mengikuti ritual guru piduka tersebut. Mereka berbaur menjadi satu dalam suasana khidmat disertai dengan permohonan kepada Ida Sanghyang Widhi agar terhindarkan dari wabah muntaber yang semakin mengganas.
"Ritual ini dimaksudkan sebagai permohonan maaf kami kepada Tuhan atas berbagai kesalahan yang telah kami buat sehingga kami diuji dengan wabah muntaber ini. Selanjutnya juga dalam upacara ini kami mohon agar wabah ini segera diakhiri," ujar Wayan Wasa, salah seorang tokoh masyarakat.
Sementara itu, Bendesa Desa Pakraman Yehembang, Ida Bagus Legawa mengungkapkan digelarnya upacara ini sebagai sarana permohonan kepada Ida Sanghyang Widhi agar wabah muntaber yang menyerang desanya dapat segera berakhir.
"Selain itu, kami juga memohon agar seluruh penduduk Jembrana dapat terhindar dari segala macam wabah penyakit," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4593 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2405 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2060 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1661 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun