Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Asyik Diving, Turis Taiwan Tewas
Benoa
BERITABALI.COM, BADUNG.
Petaka terjadi di perairan Tanjung Benoa. Pasangan suami istri (pasutri) warga negara Taiwan, terseret ombak ganas saat diving (menyelam) di perairan Tanjung Benoa. Sang istri, Hao Ling Xia (26), tewas mengenaskan, sedangkan suaminya, Mong Boxue (25), dalam kondisi sekarat.
Informasi di lokasi menyebutkan, pasutri asal Taiwan itu, Minggu (05/10) sekitar pukul 10.30 Wita, bermaksud diving di perairan Tanjung Benoa.
Mereka menyewa peralatan selam, milik perusahaan diving “Rahayu Water Sport†di bilangan Tanjung Benoa. Tanpa mereka sadari, ombak ganas mulai menerjang disusul angin kencang.
“Mereka tetap menyelam tanpa melihat suasana ombak,â€jelas petugas Pol Air Benoa.
Kegembiraan sesaat, berujung pada petaka. Saat asik berdiving, tiba-tiba ombak ganas menyeret dan menghempaskan pasutri itu. Mereka pun lenyap seketika.
Warga sekitar beserta petugas Balawista secepat kilat melakukan pencaharian. Tak lama mencari, mereka menemukan Mong Boxue dalam keadaan bernyawa, meski kondisinya sekarat.
Sementara, istrinya, Hao Ling Xia, ditemukan tewas. Masyarakat setempat segera membawa Mong Boxue ke RS Kasih Ibu dan jasad Hao Ling Xia diinapkan di RSUP Sanglah. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4597 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2408 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2063 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1664 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1102 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun