Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kampanyekan Satu Turis Satu Pohon

Nusa Dua

Jumat, 10 Oktober 2008, 21:07 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik membuka secara resmi Nusa Dua Fiesta (NDF) 2008 dengan dengan penancapan kayonan (gunungan-red), Jumat (10/10) .

Dalam sambutannya ia mengatakan kegiatan ini merupakan event tahunan yang perlu dilestarikan sebagai penunjang sektor kepariwisataan Indonesia khususnya pariwisata Bali.



Jero waik juga mengajak Direktur Utama Bali Tourism Development Corporation (BTDC), Ir Made Mandra untuk melakukan penghijauan di BTDC dengan melibatkan wisatawan yang menginap di BTDC.

“Satu turis satu pohon dan diberi nama mereka. Tahun depan mereka akan datang lagi ke Bali dan melihat tanaman yang mereka tanam,” katanya.

“Langkah yang dilakukan oleh masing-masing GM akan menjadi penggerak yang lainnya untuk ikut serta menanam pohon sebagai pelestarian lingkungan alam agar tetap lestari. Semangat ini sebagai tindak lanjut konferensi PBB tentang pemanasan global yang telah dilaksanakan di Nusa Dua pada Desember tahun lalu,” kata Wacik.



Wacik sekali lagi mengingatkan kepada Dirut BTDC untuk selalu menyiapkan pohon-pohon perindang tersebut untuk ditanam dan mengajak para wisatawan untuk menanam pohon, karena akan mengingatkan mereka ketika berkunjung kembali ke Pulau Dewata.

Pembukaan pesta tahunan itu ditandai dengan menancapkan “kayonan” atau gunungan sebagai symbol untuk pelestarian alam sesuai dengan tema yang diangkat yakni “Green Tourism”. Dalam kesempatan tersebut dirinya juga menyampaikan himbauan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar industri pariwisata ikut aktif menggenjot devisa.

Tahun lalu dipekirakan devisa Indonesia dari sector pariwisata sebesar 5,3 milyar dolar atau sekitar Rp 50 trilyun. “Tahun ini presiden menghimbau agar kita mampu menggenjot devisa lebih besar lagi. Saya perkirakan target devisa dari sektor pariwisata tahun ini sekitar Rp 65 trilyun melalui kunjungan 7 juta wisman,” katanya.



Wacik menyatakan sangat mendukung kegiatan NDF sebagai upaya meningkatkan masa tinggal wisatawan di Bali. ”Kegiatan seperti inilah yang harus dilakukan untuk meningkatkan masa tinggal wisatawan. Makin lama lenght of stay maka makin besar pengeluaran tamu,” imbuhnya.

Direktur Utama BTDC, Made Mandra dalam sambutannya menyatakan kegembiraannya dapat melaksanakan NDF sebagai salah satu even promosi di kawasan Nusa Dua. Berbagai even yang digelar dalam NDF tahun ini terfokus pada isu lingkungan sesuai dengan tema ”green tourism”.

Dikatakan, NDF 2008 akan berlangsung 10-14 Oktober yang diikuti oleh 49 daerah dari seluruh Indonesia dan industri pariwisata dari Bali dan luar Bali. Festival ini diharapkan bisa menjadi penyadaran mengenai pariwisata yang berwawasan lingkungan kepada masyarakat dan wisatawan.

Usai pembukaan itu dilanjutkan dengan parade budaya pesertanya dari masing-masing hotel yang ada di kawasan wisata Nusa Dua. Parade ini juga dimeriahkan atraksi seni budaya dari peserta pameran di antaranya, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Barat dan Propinsi Jawa Tengah. (dev/*)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami