Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Mengambil Tema Tri Hita Karana
Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ubud Writers and Readers Festival kembali hadir ditengah – tengah para penulis dan pembaca dunia. Hajatan yang diilangsungkan setiap tahunnya kali ini bakal berlangsung mulai 14 Oktober hingga 19 Oktober mendatang di Indus Restauran, Campuhan, Ubud.
Seperti yang disampaikan oleh penyelenggara sekaligus penggagas acara, I Ketut Suardana, kegiatan kali ini mengambil tema tema Tri Hita Karana.
Tri Hita Karana bermakna tiga hubungan harmonis manusia dengan Tuhan, lingkungan dan sesama manusia sendiri. “ Penjor atau memenjor merupakan salah satu bagian pelaksanaan Tri Hita Karana, untuk itu kami lebih menonjolkan simbol ini, “ jelas pria kalem yang juga pemilik Casaluna Restaurant, Ubud.
Lebih jauh, Suardana menjelaskan penjor merupakan lambang persembahan manusia kepada Tuhan. Di dalam penjor tersebut terdapat berbagai jenis tanaman pala bungkah dan pala gantung ( tanaman hasil bumi) yang merupakan anugrah Tuhan dalam memberi kehidupan kepada manusia.
Anugrah tersebut kemudian dipersembahkan kembali oleh manusia kepada Sang Pencipta sebagai bentuk penghormatan.
Rencananya acara ini akan dibuka oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Mantan manajer Persegi itu menyatakan, dari empat kali perhelatan Ubud Writers dan readers sebelumnya, peserta asingnya terus meningkat, namun minat penulis lokal masih kecil.
“Ke depan kita berharap para penulis lokal lebih banyak yang ikut ambil bagian dalam kegiatan menjadi perhatian dunia ini.†(Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun