Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Perlu 4 Jam Keluarkan Jenazah Sopir

Melaya

Senin, 13 Oktober 2008, 16:48 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Sebuah kecelakaan maut menewaskan seorang pengemudi truk, di Melaya Jembrana. Perlu waktu 4 jam untuk mengeluarkan jenazah korban dari dalam ruang kemudi truk.

Kecelakaan truk Mitsubishi Fuso DK 8714 WA yang dikemudiakan Ketut Budiasa (51), warga Sumbersari, Melaya ini terjadi di jalan Denpasar Gilimanuk km 106-107, Desa Tuwed, Melaya.

 

 


Pasca kecelakaan, warga dan petugas kesulitan mengeluarkan mayat Budiasa. Hal tersebut dikarenakan korban terjepit oleh bagian depan truk yang penyok dan tumpukan puluhan kubik kayu kelapa (seseh).

Kondisi korban yang tergencet membuat polisi dan warga
sekitarnya kesulitan. Korban terjepit sangat kuat oleh bodi truk dan tertindih puluhan kayu kelapa.

"Korban terjepit dari depan oleh bodi truk sedangkan dari belakang tertindih puluhan kayu kelapa yang dimuatnya,"terang I Made Tantra, warga sekitarnya, Senin (13/10).



Setelah berjuang selama 4 jam dengan menggunakan alat seadanya, akhirnya jenazah Budiasa yang sudah tidak bernyawa berhasil dikeluarkan.

Budiasa mengalami luka robek di dagu, dadanya lebam, lecet di lutut dan pendarahaan di telinga kirinya.

"Ketika berhasil dikeluarkan, sopir truk itu sudah meninggal dengan luka parah di dagu dan dadanya remuk,"ujarnya.

 

 


Truk naas yang nyungsep di got setelah sebelumnya menabrak sebagian tembok penyengker merajan milik I Nengah Teges dan menghancurkan menghancurkan taman dan pepohonan serta menumbangkan patung rangda itu berhasil ditarik dengan 3 Toyota Hard Top.

"Saya belum tahu pasti berapa kerugiannya. Saya masih beruntung bangunan pelinggih dan tempat sesaji (banten) tidak ikut tumbang,"ujar seorang keluarga Teges. (dey)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami