Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ditembak Polisi, Belum Berstatus Tersangka

Denpasar

Selasa, 21 Oktober 2008, 16:28 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Gusti Ngurah (40), yang pahanya ditembak Senin (20/10) dinihari, terkait penyerangan anggota Polsek Petang, Aiptu Ulung WB, belum berstatus tersangka. Polisi baru bisa memeriksa 2 saksi, yang memiliki kaitan erat terhadap peristiwa penembakan.
 Ada dua saksi, salah satunya Kepala Desa Sulangai Petang, Gede Darmawan,jelas Pahumas Polres Badung Kompol IGN Sasih, Selasa (21/10).



Menurutnya, Gusti Ngurah yang menjadi korban penembakan polisi, kondisinya sudah membaik namun masih dirawat di RSUP Sanglah.

Ditanya status terhadap Gusti Ngurah Rai ? Kompol Sasih belum bisa memberikan keterangan yang pasti. Dikatakannya, kasus ini masih diselidiki.

Dipenghujung percakapan, Kompol Sasih mengatakan, bisa saja Gusti Ngurah jadi tersangka karena keterlibatannya mengambil ayam orang lain. Untuk membuktikannya, polisi masih mencari siapa pemilik ayam tersebut.



 Ngurah bisa jadi tersangka karena mengambil ayam orang lain, kita masih selidiki pemilik ayam,sebutnya.

Didesak pertanyaan, terkait penyerangan Aiptu Ulung WB, anggota Polsek Petang) yang dilakukan Gusti Ngurah. Apakah polisi tidak mengenakan pasal penyerangan ? Kompol Sasih enggan menjawab. Dia menandaskan penyesalan atas tindakan Gusti Ngurah.

Kenapa dia tidak menyerah saja saat dihentikan polisi. Malah menyerang polisi dengan kayu. Ya sudah ya,,proses ini masih diselidiki,ungkapnya hati-hati.



Kasus penembakanan terhadap Gusti Ngurah, Senin (20/10), yang dilakukan anggota Polsek Petang Aiptu Ulung WB, terjadi saat warga Banjar Sandakan Desa Culengan Petang, Badung, mencurigai Gusti Ngurah mencuri ayam. Sebelumnya terjadi aksi kejar-kejaran.

Pada akhirnya, aparat kepolisian Polsek Petang, terpaksa melumpuhkan Gusti Ngurah tinggal di Banjar Bukian Plaga Petang Badung, karena berusaha melawan dan menyerang polisi. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami