Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kena Hipnotis, Kalung Emas Melayang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ahli hipnotis kembali beraksi di Gianyar, kali ini yang menjadi korbannya, Ni Wayan Suni (53), wanita asal Banjar Mundeh, Selemadeg, Tabanan. Kalung emas seberat 10 gram dipreteli di dalam mobil.
Kejadian ini sendiri terjadi Rabu (22/10), pagi itu, wanita berpakaian perlente ini menunggu bis di pertigaan menuju Bangli. Begitu asyik menunggu, tiba tiba ada sebuah kendaraan buntut ditumpangi 3 orang, satu wanita dua lelaki. Mereka langsung menawari Suni untuk masuk dan mengatakan siap mengantar sampai di Terminal Ubung, Denpasar.
Entah pengaruh apa, Suni menganggukkan kepala tanda setuju dengan tawaran mereka. Di dalam mobil, kalung Suni seberat 10 gram mulai dilihat oleh mereka. Dan pada saat itu juga, salah satu dari mereka bertiga menawari tukaran kalung dengan arca Ganesha.
Entah pengaruh apa lagi, Sani mau menyerahkan kalungnya kepada mereka. Dan entah setan apa yang merasuki, Sani pun mau ketika diturunkan dilapangan Astina, Gianyar. Begitu ditinggal baru dirinya sadar kalau ditipu, terkait masalah ini, korban melaporkannya ke Mapolsek Gianyar.
Kami masih menyelidiki pelakunya, sampai saat ini belum terlacak, kata Kapolsek Kota Gianyar, AKP I Nyoman Suarnatha seijin Kapolres Gianyar.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4652 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2620 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2277 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2220 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan