Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kunjungan Wisatawan Rusia Meningkat 74 persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Rusia menjajaki kemungkinan kerjasama bidang pariwisata dan Budaya dengan pemerintah daerah Bali. Rencana tersebut disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander A. Ivanov usai bertemu Gubernur Bali Made Mangku pastika di Kantor Gubernur Bali Renon (24/10).
Dalam tahun ini Pemerintah Rusia menargetkan untuk membuka Kantor Konsul kehormatan di Jimbaran. Pembukaan kantor konsul kehormatan tersebut sebagai bagian dari rencana Pemerintah Rusia untuk membuka kerjasama bidang pariwisata dan kebudayaan dengan pemerintah daerah Bali.
Menurut Ivanov pembukaan kantor konsul kehormatan juga untuk membantu wisatawan Rusia di Bali. Ivanov menyatakan keunikan budaya Bali telah menjadi daya tarik bagi warga Rusia.
Angka turis Rusia ke Bali terus naik. Tahun lalu lebih dari 15 ribu wisatawan. Tahun ini kami harapkan lebih dari 70 ribu orang. Peningkatan ini diharapkan memberikan masukan positif bagi perekonomian Bali, ujar Alexander A. Ivanov.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Bali tingkat kunjungan wisatawan Rusia ke Bali selama periode Januari-September pada tahun ini mencapai 44 ribu wisatawan atau meningkat 74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun