Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Bisnis Property di Bali Terancam Ambruk
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali memprediksikan bisnis property di Bali akan mengalami kebangkrutan pada akhir tahun ini. Bisnis property yang paling terancam akibat dampak krisis ekonomi global adalah bisnis property dengan pendanaan asing seperti villa dan apartemen.
Baca juga:
Pertamina Kembali Naikkan Harga BBM
Prediksi tersebut disampaikan Ketua Kadin Bali Gede Wiratha ketika ditemui beritabali.com di Renon (24/10). Menurut Wiratha, selama ini bisnis property dengan pendanaan asing memiliki modal yang kecil dan hanya beratribut standar manajemen internasional.
Wiratha menegaskan hal yang lebih menyedihkan adalah pengembangan bisnis property di bali sangat berharap dari pembelian property melalui pendanaan bank. Bank sendiri saat ini mengalami kesulitan, bagimana mau menyalurkan kredit?, ujar pemilik Padys Club.
Gede Wiratha mengatakan ancaman kebangkrutan bisnis property di Bali sebenarnya sudah dapat dirasakan mulai awal bulan ini. Terbukti beberapa warga asing terutama dari Amerika dan Eropa sudah mulai menjual villa dan apartemen mereka di Bali.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan